Satelit9.com,Semarang-Warga dan pengunjung Resto Sihot, yang letaknya tidak jauh dari Kelenteng Sam Poo Kong, Minggu (9/9) malam dikejutkan oleh kericuhan oleh sekelompok orang yang tidak dikenal.
Informasi Yang diperoleh satelit9.com Sekitar lima pemuda tiba-tiba mendatangi warga yang sedang duduk santai di parkir resto itu. Mereka mencari seseorang bernama Kentus. Namun diduga jengkel karena tidak bisa menemukan orang yang dicarinya, mereka kesal dan mengeluarkan senjata tajam sejenis parang dan melukai warga.
Heri salah satu warga Karangsawo, Kelurahan Bongsari, Semarang Barat mengatakan, kejadian itu terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu suasana di lokasi masih sepi; hanya ada beberapa orang yang sedang lewat.
Heri mengakui ada lima orang yang mendatangi korban, sedangkan empat orang lainnya berada diparkiran memarkir motornya. Korban luka bernama Bowo saat ini dibawa ke rumah sakit. Korban terluka di bagian punggung.
Warga lainnya Imam menambahkan, karena takut pertikaian meluas dan suasana bertambah tidak terkendali, dia menghubungi aparat.
Saat ini suasana di lokasi masih ramai. Warga yang penasaran berdatangan ke lokasi. Terlihat sejumlah aparat kepolisian juga berjaga-jaga untuk mengamankan di tempat kejadian perkara (TKP).(joko@adi)
Informasi Yang diperoleh satelit9.com Sekitar lima pemuda tiba-tiba mendatangi warga yang sedang duduk santai di parkir resto itu. Mereka mencari seseorang bernama Kentus. Namun diduga jengkel karena tidak bisa menemukan orang yang dicarinya, mereka kesal dan mengeluarkan senjata tajam sejenis parang dan melukai warga.
Heri salah satu warga Karangsawo, Kelurahan Bongsari, Semarang Barat mengatakan, kejadian itu terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu suasana di lokasi masih sepi; hanya ada beberapa orang yang sedang lewat.
Heri mengakui ada lima orang yang mendatangi korban, sedangkan empat orang lainnya berada diparkiran memarkir motornya. Korban luka bernama Bowo saat ini dibawa ke rumah sakit. Korban terluka di bagian punggung.
Warga lainnya Imam menambahkan, karena takut pertikaian meluas dan suasana bertambah tidak terkendali, dia menghubungi aparat.
Saat ini suasana di lokasi masih ramai. Warga yang penasaran berdatangan ke lokasi. Terlihat sejumlah aparat kepolisian juga berjaga-jaga untuk mengamankan di tempat kejadian perkara (TKP).(joko@adi)
