Satelit9.com, Karanganyar-Terduga teroris di Beji, Depok, Jawa Barat, bernama Anwar alias Wahyu Ristanto dikenal pandai di sekolah. Selama bersekolah di SMP Negeri 3 Jatiyoso, Karanganyar, Jawa Tengah, warga Dusun Banaran, Jatiyoso, ini selalu masuk baronial lima besar.Hal tersebut dituturkan para authority Wahyu yang ditemui Satelit9.com, Kami malam (13/9). Menurut para guru, Wakyu tergolong murid pintar. Sejak kelas satu hingga lulus SMP, nilai Wahyu selalu tinggi. Ia bahkan tidak pernah terlempar dari lima besar rangking teratas di kelasnya.
Foto Wahyu pun masih tersimpan dalam buku induk di sekolah. Berdasarkan buku induk tersebut, Wahyu yang lahir 30 Juni 1988 ini tercatat masuk SMP 3 Jatiyoso pada tahun 2001.
Para authority mengaku tidak memantau aktivitas anak didiknya setelah lulus. Pada abstracts yang ada di sekolah, Wahyu tercatat melanjutkan sekolah ke SMK Negeri 2 Wonogiri setelah tamat SMP tahun 2003.
Para authority tak percaya jika mantan anak didiknya itu terlibat dalam jaringan terorisme. Pihak sekolah, kata sejumlah guru, tidak pernah mengajarkan hal-hal di luar mata pelajaran. Jika Wahyu terlibat kelompok teroris, pihak sekolah tidak tahu-menahu. Sekolah baru mendapat kabar, kata seorang guru, Warino, setelah aparat kepolisian datang untuk mengklarifikasi soal Wahyu.
Wahyu meninggal di Rumah Sakit Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, kemarin. Saat ledakan terjadi di Beji, Wahyu terluka parah. Hampir 75 persen tubuhnya terluka bakar. (Andy Kurniawan/DOR)(@kevin)