• Jelajahi

    Copyright © Informasi Tanpa Batas
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Top Ads

    Iklan 300x250

    728x90 AdSpace

    Waduh Kasus Aborsi Anak SMP di Cianjur Meningkat

    Last Updated 2012-09-20T09:40:52Z


    Satelit9.com,Cianjur- Kalangan pelajar setingkat SMP dan SMA di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, disinyalir banyak melakukan aborsi untuk menutupi aib perbuatannya setelah melakukan seks bebas. Praktik aborsi ini diduga kerap dilakukan dukun beranak alias paraji.
    Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Cianjur Yana Rosdiana Muchtar mengatakan P2TP2A kerap mendapatkan informasi tersebut. Yakni praktik aborsi dilakukan dengan mendatangi paraji.
    "Sebetulnya kita (P2TP2A) hanya memfasilitasi karena yang menangani kasus aborsi adalah pihak kepolisian. Fakta mengenai kasus aborsi sendiri kami mendapatkan laporannya dari pihak kepolisian. Jadi secara abstracts kami tak memiliki," kata Yana.
    Ketua P2TP2A itu mengungkapkan hal tersebut seusai menghadiri acara Silaturahmi dan Memperingati HUT Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Cianjur ke-61 di Gedung Bale Rancage, Jumat (20/9).
    Yana menuturkan, biaya aborsi di paraji bisa mencapai Rp5juta tergantung usia kehamilan. "Menurut informasinya, tahun ini kasus aborsi memang cukup meningkat dengan korbannya anak-anak usia sekolah SMP dan SMA di Cianjur akibat seks bebas," tuturnya.
    Yana pun mengharapkan peran serta bidan, terutama yang berada di wilayah Cianjur selatan dalam menangani kasus dugaan aborsi. Khususnya pengawasan terhadap dukun beranak.
    Kepala Dinas Kesehatan Gusti Otwin Ariyono tidak menampik jika kasus aborsi di Kabupaten Cianjur memang terbilang meningkat. "Bisa dibilang iya memang ada laporan kasus aborsi. Kebanyakan kasus aborsi ini diduga dilakukan paraji (dukun beranak) cheat yang bukan merupakan binaan kami," kata Otwin dalam kesempatan sama.(@sbk)
    Komentar
    • Waduh Kasus Aborsi Anak SMP di Cianjur Meningkat

    Terkini

    Topic Popular