Satelit9.com,Sdidoarjo- Puluhan warga Desa Bungurasih Kecamatan Waru memblokir jalan tol Surabaya-Mojokerto arah Sidoarjo (depan Kantor Mahmil).
Aksi pemblokiran ini dilakukan ahli waris dan pemilik tanah yang saat ini digunakan untuk pembangunan jalan tol Sumo tahap I di Desa Bungurasih.
Dalam aksinya warga terlihat duduk di atas jalan sambil mengumpulkan daun yang dibuat berteduh. Namun aksi pemblokiran warga tidak melumpuhkan arus lalin jalan tol karena pengendara yang menuju arah Sidoarjo dialihkan melalui pintu masuk gerbang tol Waru yang ada dibawahnya.
Sementara jalan tol yang diblokir warga ini menyambung dari tol Waru-Juanda yang bertemu di samping Super Mall City of Tomorow (Cito).
"Warga kecewa karena pelunasan tanah yang dibuat jalan tol masih belum menemui titik temu. Warga tidak bersedia memberikan tanah karena harga patokan pemerintah tidak wajar,"kata Abdul Mukhid ahli waris yang tanahnya digunakan pembangunan jalan tol.
Selain itu harga tanah pembebasan jalan tol juga diskriminasi karena ada yang dihargai Rp 850.000 permeter namun di sisi lain harganya ada yang diatas Rp 2 juta per beat persegi."Apa bedanya padahal posisinya sama," kata warga.
Warga tidak akan menghentikan aksinya sebelum pembayaran harga tanah dikabulkan.(Sbk)
