Satelit9.com,Solo-SIAPA Gubernur DKI, Siapa Gubernur DKI, Siapa Gubernur DKI, Gubernur DKI Pak Jokowi... Begitu lirik lagu yang meluncur gegap gempita menyambut kemenangan pasangan Joko Widodo (Jokowi) - Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) di kota Solo tempat menonton bersama penghitungan suara cepat Pemilihan Gubernur DKI Jakarta.
Sempat juga terdengar suara yel-yel, metal menang total, metal menang absolute secara berulang. Bahkan di Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI-P) Solo teriakan kegembiraan sudah membahana, meski proses penghitungan suara cepat yang ditayangkan lewat layar lebar, baru mencapai 9 persen dari absolute sampel hitung cepat. Optimisme kemenagan Jokowi yang juga kader PDI-P ini sudah melekat pada diri mereka, hingga lima kader PDI-P Solo sejak Rabu (19/9) siang menggambari sekujur tubuh dengan cat burden kotak-kotak sampai proses hitung cepat berakhir.
Tak kurang sejumlah peralatan selebrasi, seperti bendera partai, panji kotak-kotak, affiche bertuliskan kalimat 'We Are The Champion', dan sebagainya sudah disiapkan. Sedianya, mereka akan merayakan kemenangan itu dengan arak-arakan keliling kota. Namun Ketua DPC PDI-P Solo, FX Hadi Rudyatmo yang juga Wakil Walikota mencegah. "Tak perlu merayakan kemenangan dengan bentuk hura-hura, konvoi keliling kota dan sebagainya, sebab hal itu justru akan mengganggu iklim kondusif kota," tegas Rudyatmo.
Kalau merayakan kemenangan hanya mencukur gundul, atau melaksanakan kenduri, ujarnya, silakan saja. Terlebih hasil akhir Pilgub DKI Jakarta masih harus menunggu rekapuitulasi resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta. Dukungan semangat untuk Jokowi untuk membangun Jakarta Baru di masa mendatang, menurut pria yang biasa disapa Rudy itu, jauh lebih bermanfaat ketimbang sekadar konvoi atau hura-hura.(Joyo)
.jpg)