• Jelajahi

    Copyright © Informasi Tanpa Batas
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Top Ads

    Iklan 300x250

    728x90 AdSpace

    12 kecamatan di Sumenep kekurangan Air Bersih

    Last Updated 2012-10-30T19:17:51Z


    Satelit9.com,Sumenep -Sebanyak 38 desa yang tersebar di 12 kecamatan di Kabupaten Sumenep mengajukan bantuan air bersih ke Pemkab Sumenep sebagai imbas kemarau panjang yang menyebabkan kekeringan. Namun sayangnya, tidak semua permintaan bantuan air bersih tersebut bisa dipenuhi karena keterbatasan anggaran.
    Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiap Siagaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Sumenep, Syaiful Arifin, Selasa malam(30/10/12) menjelaskan, permintaan masyarakat akan air bersih sebanyak 1.344 tangki. Namun, Pemkab hanya bisa membantu 234 tangki. "Kemampuan kami untuk mensuplay air bersih ke daerah-daerah kekeringan memang masih jauh dari permintaan. Ini karena terbatasnya anggaran," katanya.
    Desa-desa yang mengalami krisis air bersih tersebut tersebar di 12 kecamatan yakni Kecamatan Saronggi, Batuputih, Rubaru, Dasuk, Talango, Batang-batang, Pasongsongan, Manding, Bluto, Ganding, Lenteng dan Batuan.
    "Kami baru bisa mensuplay air bersih untuk kecamatan-kecamatan daratan. Untuk kepulauan, hanya Talango sebagai kecamatan kepulauan terdekat yang kami suplay, karena masih bisa dijangkau fleet kami," terangnya.
    Lebih lanjut Syaiful menerangkan, mengingat banyaknya permintaan bantuan air bersih dan terbatasnya anggaran, maka pihaknya kemudian mengajukan permintaan bantuan air bersih ke Pemerintah Provinsi Jatim. "Permintaan kami direspon baik oleh Pemprov, dan dalam waktu dekat ini, akan disuplay 150 tangki air bersih, bantuan dari Pemprov. Nanti akan didistribusikan ke daerah-daerah yang sangat mengalami kekeringan. Kami akan melakukan pendistribusian dengan cara memprioritaskan daerah yang batten membutuhkan," ungkapnya.
    Syaiful menambahkan, sesuai ketetapan awal, batas akhir masa tanggap kekeringan hingga 10 November 2012. Namun melihat belum ada tanda-tanda masuk musim penghujan, maka pemerintah melakukan perpanjangan tanggap kekeringan hingga 25 November. "Jadi bantuan air bersih itu akan terus di distribusikan hingga 25 Nopember mendatang, karena waktu realisasi bantuan tanggap kekeringan itu diperpanjang 15 hari," terangnya.(agus)
    Komentar
    • 12 kecamatan di Sumenep kekurangan Air Bersih

    Terkini

    Topic Popular