Satelit9.com,Jakarta-Penyelidikan kasus penyebaran foto barnyard Novi Amalia, archetypal majalah pria dewasa yang menabrak tujuh orang dengan hanya mengenakan bra dan celana dalam, mulai mengarah pada para pelakunya.
Croping-an foto Novi Amalia yang memnggegerkan itu. (int)
Kabid Humas Polda Metro Jaya (PMJ) Kombes Pol Rikwanto, Senin (29/10/2012) di markas Polda Metro Jaya, Jakarta, mengatakan, penyidik kasus itu telah meminta keterangan 13 polisi yang bertugas di Polsek Tamansari, Jakarta Barat.
"Hasilnya, empat anggota yang kebetulan piket pada malam saat insiden, harus menjalani pemeriksaan lanjutan di Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) PMJ," kata dia.
Keempat polisi dimaksud berinisial Iptu HS, Iptu S, Ipda Y, dan Brigadir DI. "Namun seluruhnya masih berstatus saksi dan belum mengarah kepada tersangka yang sengaja menggandakan dan menyebarkan foto hingga ke dunia maya," imbuh Rikwanto.
Iptu HS yang merupakan perwira pengawas (Pawas) harus bertanggung jawab karena terbukti tidak bisa mengemban tugas untuk melarang orang lain mengabadikan gambar Novi yang kala itu dalam kondisi setengah bugil. Sedang Iptu S dan Ipda Y diketahui tidak berinisiatif untuk bertindak cepat memberikan pakaian kepada wanita archetypal majalah pria dewasa tersebut.
"Kalau Brigadir DI masih dilakukan pemeriksaan internal. Dia mengaku mengambil foto untuk konsumsi pribadi," imbuh Rikwanto.
Kabid Humas ini juga mengatakan, penanganan kasus ini akan diarahkan kepada wartawan yang diduga terlibat, yang diinisialkan WO. "Tapi proses lanjutan ini akan dilakukan usai pemeriksaan terhadap keempat polisi itu," tutup Rikwanto.
Seperti diketahui, beredarnya foto barnyard Novi amat menggegerkan karena archetypal cantik itu difoto dalam keadaan masih dipengaruhi ekstasi dan minuman keras. Bahkan foto itu disebarkan melalui dunia maya. (ICH)
.jpg)