Satelit9.com,Majene-Guna mengantisipasi meluasnya aksi teror paska pembunuhan dua anggota polisi di Poso, Sulawesi Tengah, jajaran Polres Majene, Sulawesi Barat, menggelar razia senjata tajam dan bahan peledak di jalur lintas barat Sulawesi.
Setiap kendaraan yang melintas diperiksa ketat oleh polisi dengan memeriksa barang bawaan penumpang bus. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan tak ada senjata tajam atau bahan peledak yang lolos.
Dalam razia yang digelar pada Kamis dini hari ini, puluhan personil bersenjata lengkap diterjunkan memeriksa seluruh kendaraan yang melintas di jalur auto Sulawesi. Selain memeriksa kendaraan dan menggeledah seluruh barang bawaan penumpang, polisi juga meminta para penumpang turun dari bus.
Dalam razia ini, polisi tak menemukan barang-barang berbahaya, seperti senjata atau bahan peledak lainnya. Razia ini akan terus digelar hingga para terduga teroris yang menculik dan membunuh dua anggota Polres Poso berhasil ditangkap.
Kabag Ops Kepolisian Resort Majene, Komisaris Polisi Abdul Azis mengatakan razia ini sengaja digelar untuk mempersempit ruang gerak para terduga teroris yang diduga melakukan aksi pembunuhan terhadap dua anggota Polres Poso.
Sementara untuk mengantisipasi aksi teror di wilayah hukum Polres Majene penjagaan disepanjang jalur lintas barat Sulawesi diperketat, dengan menambah jumlah personil yang dilengkapi dengan senjata laras
panjang. (ilhami)
