Satelit9.com,Poso-Kapolres Poso, Sulawesi Tengah, AKB Eko Santoso membenarkan jajaran Polsek Lore Utara bersama anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri telah meringkus tiga orang yang diduga teroris di Desa Watumaeta, Kecamatan Lore Utara.
"Mereka kami duga teroris karena saat ditangkap polisi menemukan busur dan anak panah, buku-buku mengenai terorisme, serta selebaran ajakan
berjihad," kata Eko yang melalui telepon seluler di di Poso, Jumat (19/10).
Eko belum bisa merinci penangkapan tersebut, namun membenarkan ketiga terduga teroris itu berinisial NL, 50, HL, 47, dan MR, 42. "Sampai saat ini mereka masih diperiksa di Polsek Lore Utara. Hasilnya saya belum tahu. Saya juga tidak mau mendesak-desak anggota, biar mereka tuntaskan dulu pemeriksaan baru melaporkan ke pimpinan," kata Eko.
Eko menjelaskan, pada Kamis (18/10), sebuah keluarga di Desa Watumaeta kedatangan beberapa tamu. "Tamu-tamu itulah yang akhirnya ditangkap petugas," katanya.
Eko belum bisa mengaitkan apakah terduga teroris yang ditangkap itu terkait dengan pembunuhan dua orang anggota Polres Poso di Dusun Tamanjuka, Kecamatan Poso Pesisir pada awal pekan ini. "Kami masih menunggu hasil pemeriksaan teman-teman Polsek Lore Utara dan Densus 88 Antiteror," ujarnya.
Situasi di Desa Watumaeta dan Wuasa, sekitar 100 km selatan Kota Palu sampai saat ini tetap tenang dan masyarakat menjalankan aktivitas seperti
biasa. "Tidak banyak yang tahu bahwa di sini ada penangkapan teroris pada Jumat (19/10) subuh," kata seorang warga Desa Wuasa Bambang. (Wrt3)
.jpg)