• Jelajahi

    Copyright © Informasi Tanpa Batas
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Top Ads

    Iklan 300x250

    728x90 AdSpace

    Jokowi Sebaiknya Fokus Benahi Busway,Baru Monorel dan MRT

    Last Updated 2012-10-20T21:17:18Z


    Satelit9.com,Jakarta-Pengamat Transportasi, Darmaningtyas, mengatakan dalam pengelolaan transportasi Jakarta, sebaiknya Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) fokus memperbaiki layanan busway untuk mengatasi masalah kemacetan di Jakarta.
    "Sebaiknya Pak Jokowi belajar dari (kesalahan) Pak Foke. Pak Foke itu lima tahun tak membuat sejarah. Lebih baik Pak Jokowi satu dua tahun ini konsentrasi dengan Busway dulu," kata Darmaningtyas, pada Beritasatu.com, usai mengikuti pemakaman mantan Gubernur DKI Jakarta periode 1987-1992, Letjen TNI (Purn) Wiyogo Atmodarminto, di Taman Makam Pahlawan Nasional Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu (20/10).
    Menurut Darmaningtyas, Jokowi dan Basuki harus fokus. Jika semuanya "diborong" pasti ada yang terlewati.
    "Busway beres, baru monorel dan MRT. Kalau semuanya mau diborong dalam waktu dekat, saya kira agak susah. Nanti pasti ada yang terlewati. Lebih baik fokus dulu saja," katanya.
    Darmaningtyas juga menyebut sebaiknya pembangunan monorel diserahkan kepada pihak lain.
    "Menurut saya, pembangunan monorel asalkan tak menjadi bebannya Pak Jokowi tak masalah. Artinya, kalau yang membangun itu orang lain ya tak masalah. Tapi kalau itu harus diselesaikan Pak Jokowi dengan APBD, menurut saya jangan. Lebih baik menyelesaikan yang konkrit-konkrit saja," katanya.
    Selain berbiaya besar pembangunan monorel juga membutuhkan waktu yang cukup lama.
    "Kalau monorel itu batten cepat butuh waktu dua tahun. Tapi, kalau busway enam bulan sampai satu tahun sudah bisa selesai. Kalau ditangani BUMN tidak masalah. Namun, kalau Pak Jokowi jangan. Lebih baik konsentrasi busway, BKT, jalur sepeda, membangun banal di Gatot Subroto, dan lainnya. Sudirman-Thamrin sudah bagus. Yang masih jelek itu S Parman sampai MT Haryono," katanya.
    Biaya operasional monorel yang cukup mahal juga harus dipikirkan Jokowi.
    "Jangan lupa operasional monorel juga mahal. Jadi, kalau pembangunan fisiknya ditanggung oleh PT Adhi Karya atau BUMN, tentu beban operasionalnya ditanggung APBD. Itu juga harus dipikirkan," katanya.
    Kendati meminta agar gubernur baru fokus pada pembenahan sarana transportasi yang sudah ada, namun Darmaningtyas tak mengatakan bahwa terobosan Jokowi membangun monorel tidak tepat.
    "Saya termasuk yang menyarankan selesaikan monorel, tapi hanya cukup satu koridor. Jangan ditambah dulu koridor lain, karena akan menambah beban subsidi yang akan ditanggung APBD. Bolehlah disebut tepat, daripada tiang-tiang itu mangkrak. Tapi hanya satu koridor saja. Itupun saya masih bertanya di backbone nanti Depo-nya akan ditaruh. Jika itu (tiang pancang) dipakai untuk busway layang mungkin akan lebih efektif," kata Darmaningtyas..(woco)
    Komentar
    • Jokowi Sebaiknya Fokus Benahi Busway,Baru Monorel dan MRT

    Terkini

    Topic Popular