Satelit9.com,Surabaya-Desakan bertubi-tubi dari atlet dan pelatih, membuat KONI Jatim menyerah. KONI Jatim memutuskan pencairan benefit peraih medali emas, perak dan perunggu PON XVIII/2012 di Pekanbaru, Riau dilakukan minggu depan.Sebelum Gubernur Jatim Soekarwo berangkat haji sudah tidak ada tanggungan. Bagi yang mau mengambil silahkan mulai Senin lusa, kata Ketua Harian KONI Jatim, Dhimam Abror ketika ditemui di Kantor KONI Jawa Timur, Jumat (19/10).
Pencairan benefit ini merupakan tahap pertama, dan diprioritasnya untuk kalangan atlet. Adapun absolute dana yang sudah disiapkan sekitar Rp 21,5 miliar. Dana tersebut akan dibagikan kepada atlet sesuai dengan medali yang didapat pada PON Riau. Peraih medali emas perorangan mendapat benefit Rp 150 juta, medali perak perorangan menerima Rp 35 juta dan medali perunggu memperoleh Rp 12,5 juta.
Medali emas beregu beranggotakan 2 orang masing-masing mendapat Rp 90 juta, beregu beranggotakan tiga orang masing-masing Rp 75 juta dan bereggu beranggotakan lima orang keatas masing-masing Rp 65 juta. Untuk perak dan perunggu yang beregu sudah pasti di bawah itu, tapi saya tidak hafal satu persatu nilainya,elaknya.
Proses pencairan benefit kepada atlet maupun official cabang olahraga (cabor) tergolong lambat. Abror berkilah keterlambatan itu dikarenakan proses penghitungannya yang membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Tak sebatas benefit kepada peraih medali, baik emas, perak ataupun perunggu, namun KONI Jatim juga memberikan benefit lain seperti yang sudah dijanjikan. Seperti benefit over ambition dan sebagainya.
Setelah proses pencairan benefit kepada atlet tuntas, selanjutnya baru dilakukan proses pencairan kepada pelatih, administrator ataupun official tim lainnya. Sengaja proses pencairannya tidak dilakukan bersamaan dengan benefit atlet semata-mata karena kepentingan administrasi.
Sebenarnya, dana benefit bagi pelatih maupun official tim lainnya sudah cair. Untuk administrator dan pelatih sabar dulu, uang sudah turun tapi yang didahulukan atlet. Semoga minggu depan untuk administrator dan pelatih sudah bisa dicairkan, kita tuntaskan dulu yang untuk atlet,terangnya.
Mengenai besarnya benefit untuk pelatih dan manager, Abror secara terus terang menyebut nilainya sama dengan benefit atlet peraih medali emas perorangan. Hanya saja, nilai tersebut tidak dikalikan lagi dengan jumlah medali emas yang didapat. Jadi, meski atletnya dapat lebih dari emas, benefit pelatih dan administrator tetap satu. Nilainya setara dengan emas perorangan, tambahnya(@sbk)