Satelit9.com,Bima- Bentrokan antarwarga Desa Samili dan Kalampa dengan Desa Dadibou, Kecamatan Woha Bima, Nusa Tenggara Barat, Kamis (18/10) malam, kembali pecah. Warga terlibat saling serang menggunakan senjata tajam.
Ratusan warga juga menggunakan senjata api rakitan. Diduga bentrokan tidak hanya melibatkan warga kedua desa. Namun juga melibatkan warga kampung tetangga.
Aparat kepolisian yang bersiaga di lokasi bentrokan tidak mampu meredam emosi warga. Polisi tidak dapat berbuat banyak. Sebab, jumlah warga lebih banyak dari aparat. Ini merupakan bentrokan lanjutan yang sebelumnya sempat menewaskan seorang warga karena tertembak senjata api rakitan.(kevin)
