Satelit9.com,Jakarta-Sekretaris Badan Pelaksana dan Pengelola Masjid Istiqlal (BPPMI) H Subandi mengatakan, pembagian kupon daging kurban kepada masyarakat tak mampu dilakukan dengan metode baru. Diharapkan proses pembagiannya tidak terjadi desak-desakan.
Subandi menjelaskan, metode baru itu adalah warga harus mencelupkan jari ke tinta sebagai penanda sudah mendapatkan kupon daging kurban. Menurutnya, aturan ini seperti lazimnya proses pemilu di tempat pemungutan suara (TPS).
"Kita siapkan tenda dan seribu kursi. Jadi 500 buat pria dan 500 buat wanita. Mereka dipisahkan dan duduk dengan tertib supaya tidak ada berdesak-desakan," kata Subandi di Masjid Istiqlal, Jakarta, Kamis malam(25/10).
Karena itu, Subandi berharap, pelaksanaan kurban tahun ini bisa berjalan dengan tertib serta bermanfaat bagi warga yang membutuhkan. "Bagi warga yang mendapatkan daging semoga bermanfaat. Sedangkan yang tidak mendapatkan harap maklum karena kupon dan daging terbatas," ujarnya(cool)
.jpg)