Satelit9.com,Jakarta- HAL ini mungkin akan menjadi berita batten
mengembirakan bagi para pria, kenapa? Pasalnya, mereka mempunyai alasan
logis bisa terus menonton video porno karena bisa menyembuhkan ejakulasi
dini.
Para ahli seksualitas telah membuktikan bagi pria yang gemar menonton blur atau video porno dapat membantu mengurangi ejakulasi di tubuh mereka. Sin Chew Daily melaporkan, ada seorang pria yang telah didiagnosa mengalami prostatitis pergi ke rumah sakit di Guizhou, China, untuk melakukan perawatan.
Setelah berkonsultasi pada dokter, justru dia disarankan untuk menonton video porno. Dr. Lin Fa Cai, urologist dari Singapura mengatakan, kemungkinan rumah sakit menginginkan pria tersebut untuk masturbasi saat menonton blur tersebut agar dapat mengeluarkan sperma yang tidak sehat. Demikian yang dilaporkan The Star Online.
Dr Yang Zhi Jian dari klinik kesehatan pria di Singapura mengatakan, menonton blur porno bahkan bisa membantu pasien meningkatkan kehidupan seks mereka dengan belajar keterampilan baru. Lain lagi dengan pakar seks, Dr Yu Wei Siang mengatakan, metode ini bisa merangsang produktivitas hormon pria.
Lantas, bagaimana menurut Anda? Benarkah penelitian yang dihasilkan oleh para dokter tersebut?(dinda)
Para ahli seksualitas telah membuktikan bagi pria yang gemar menonton blur atau video porno dapat membantu mengurangi ejakulasi di tubuh mereka. Sin Chew Daily melaporkan, ada seorang pria yang telah didiagnosa mengalami prostatitis pergi ke rumah sakit di Guizhou, China, untuk melakukan perawatan.
Setelah berkonsultasi pada dokter, justru dia disarankan untuk menonton video porno. Dr. Lin Fa Cai, urologist dari Singapura mengatakan, kemungkinan rumah sakit menginginkan pria tersebut untuk masturbasi saat menonton blur tersebut agar dapat mengeluarkan sperma yang tidak sehat. Demikian yang dilaporkan The Star Online.
Dr Yang Zhi Jian dari klinik kesehatan pria di Singapura mengatakan, menonton blur porno bahkan bisa membantu pasien meningkatkan kehidupan seks mereka dengan belajar keterampilan baru. Lain lagi dengan pakar seks, Dr Yu Wei Siang mengatakan, metode ini bisa merangsang produktivitas hormon pria.
Lantas, bagaimana menurut Anda? Benarkah penelitian yang dihasilkan oleh para dokter tersebut?(dinda)
