Satelit9.com,Kebumen- Sedikitnya 31 butir peluru ditemukan berserakan di Pantai Pedalen persisnya di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Argopeni, Kecamatan Ayah, Kebumen. Amunisi yang diduga masih aktif tersebut ditemukan oleh para nelayan desa setempat.
Pertama kali amunisi berwarna keemasan yang masing-masing memiliki panjang sekitar 5cm-6cm dengan bore 0,8 mm-0,9 mm itu ditemukan Anto (35) warga RT 02 RW 01 Desa Argopeni, Ayah, Jumat (19/10).
Dia menemukan 20 butir peluru tersebut saat pulang memancing di pelawangan (pintu masuk, red) perahu nelayan Argopeni atau sekitar 100 beat dari TPI Pedalen. "Saya melihat benda berkilau di air. Setelah saya dekati ternyata itu peluru dan saya ambil," ujar Anto, Sabtu malam(20/10).
Dia mengaku telah menyerahkan 20 peluru temuannya kepada tetangganya, Fuad seorang anggota Polres Banyumas. Selain Anto, empat orang warga lain juga menemukan 11 butir peluru di sekitar lokasi, Sabtu (20/10) pagi. Empat orang tersebut adalah Tasiran (42), Ponimun (40), Ikin (32), Sumartono (47) dan Sirun (32) semuanya warga Desa Argopeni.
Menurut Tasiran, dari 11 peluru, tujuh butir diserahkan kepada petugas Mapolsek Ayah dan sisanya empat butir peluru diserahkan kepada petugas Pos TNI AL Logending. Semua peluru yang ditemukan memiliki ukuran sama dan bertuliskan Pindad 89.
"Semuanya masih baik dan tidak berkarat. Peluru terlihat jelas karena air laut tengah surut," ujar Tasiran seraya menyebutkan peluru berserakan di antara batu-batu karang dan masih berada dalam air.
Penemuan peluru tersebut membuat warga cemas. Terlebih, mereka tidak mengetahui jenis peluru dan siapa pemilikinya. Solihin (41) warga lain berharap, aparat yang berwenang segera mengusut penemuan peluru-peluru tersebut. Sebab tidak tertutup kemungkinan, peluru lain masih berada di dalam air.
Warga khawatir apabila peluru meledak jika terkena benturan. "Celakanya kalai ditemukan anak kecil dibuat mainan lalu tiba-tiba meledak," katanya.
Kapolres Kebumen AKBP Heru Trisasono SIKMSi melalui Kapolsek Ayah AKP Joko Winursito membenarkan penemuan peluru di Pantai Pedalen. Namun pihaknya enggan berkomentar lebih lanjut terkait penemuan amunisi tersebut(adi)
