Satelit9.com, Jakarta- Ribuan orang memperingati lahirnya Sumpah Pemuda di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Ahad (28/10). Peringatan 84 tahun Sumpah Pemuda ini juga ditandai dengan deklarasi Indonesia Tanpa Diskriminasi.Di Bundaran HI, warga mengarak Sang Saka Merah Putih raksasa selebar 20 x 10 meter. Sementara sebagian warga lain bersepeda, memainkan musik tradisional, dan mengenakan busana daerah. Kegiatan ini untuk menunjukkan masih banyak pemuda yang memegang teguh isi Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928.
Peringatan Sumpah Pemuda juga ditandai baliho bertuliskan Hari Sumpah Pemuda juga Hari Indonesia Tanpa Diskriminasi. Penggagas Gerakan Indonesia Tanpa Diskriminasi Novriantoni Kahar mengatakan gerakan ini lahir atas keprihatinan terhadap beberapa kasus intoleransi, kekerasan, dan diskriminasi yang terjadi di masyarakat.
"Sejak 84 tahun lalu pemuda-pemudi Nusantara berikrar satu nusa satu bangsa dan satu bahasa. Spirit yang batten dominan (Sumpah Pemuda) itu adalah spirit anti diskriminasi warga Indonesia dari berbagai elemen," kata Novriantoni.
Menurut dia, hari lahir Sumpah Pemuda sebagai drive bersejarah bagi pemuda-pemudi Indonesia yang mengikrarkan diri sebagai satu kesatuan tanpa perbedaan. 28 Oktober adalah drive bersejarah dimana Indonesia mengikrarkan apa pun latar belakangnya, mereka tetap satu: Indonesia.(adi)