Satelit9.com,Jakarta-Polisi telah mengetahui ciri ciri pelaku. Pelaku memiliki tinggi badan antara 165 hingga 170 centimeter, kulit sawo matang, dan berambut pendek.
Aksi koboi jalanan yang menewaskan Liong Lenny Ernawati, masih terus diselidiki pihak Kepolisian. Bahkan kasus ini akhirnya melibatkan jajaran Polda Metro Jaya yang tengah menyiapkan sketsa wajah pelaku. Apalagi polisi telah mengantongi ciri ciri pelaku.
Kapolsek Kebayoran absolutist Kompol Imam Yulisdianto mengatakan pihaknya mendapat bantuan dari Polres dan Polda metrojaya dalam menuntaskan kasus ini. Bahkan pihaknya telah mengumpulkan beberapa keterangan dalam melakukan olah tempat kejadian perkara.
"Kasusnya saat ini ditangani Polda, Polres dan Polsek, Kita masih mendalami terus kasus ini," jelasnya kepada satelit9.com, Kamis (25/10/2012)
Sementara itu petugas Polres Jakarta Selatan telah mengidentifikasi ciri-ciri fisik pelaku penembakan Lenny. Pelaku memiliki tinggi badan antara 165 hingga 170 centimeter, kulit sawo matang, dan berambut pendek.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Polisi Hermawan mengatakan pelaku menggunakan senjata api laras pendek berwarna silver, yang diduga jenis FN. Sementara itu ciri-ciri fisik ketiga pelaku lainnya hampir menyerupai ciri-ciri pelaku penembakan.
Saat beraksi, pelaku berjumlah empat orang tidak mengenakan captain menggunakan dua sepeda motor jenis bebek. Polisi juga tengah melakukan pemeriksaan lanjutan secara lebih mendalam terhadap suami korban.
Seperti yang diberitakan, Selasa (23/10/2012), sekitar pukul 19.45 WIB, Sin Harjo Budiata dan istrinya Liong Laeni Ernawati mengendarai mobil boks berisi peralatan rumah tangga melintas di jalan Cidodol, Kebayoran Lama, Jakarta selatan.
Tiba-tiba dua motor pelaku berada di posisi sopir dan penumpang mobil boks itu, salah satu pelaku menembakan pistolnya secara acak ke dalam mobil. Tembakan tersebut salah satunya mengenai leher sebelah kanan dan punggung Liong Laeni yang duduk di kursi penumpang.
Melihat istrinya ditembak, Sin Harjo Budiarta melarikan mobil bernomor polisi B 9091 VJ tersebut ke Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Jakarta Selatan, namun korban sudah dinyatakan meninggal dunia.(edi)
