Satelit9.com,Jakarta-Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo Ingin menjadikan DKI Jakarta sebagai pusat kebudayaan. Langkah pertamanya adalah pergelaran kirab budaya yang diselenggarakan pada Minggu (28/10/2012)hari ini. Jokowi mengatakan, di acara hari ini, dia tidak hanya sebagai pemberi sambutan, tetapi juga sebagai peserta kirab budaya.Jokowi menggunakan baju koko atau baju sadariah yang menjadi pakaian tradisi warga Betawi lengkap dengan peci dan sarung yang menggantung di lehernya.
Sementara istri Jokowi mengenakan baju berwarna biru. Jokowi kini berjalan ke panggung di dekat Balai Kota untuk membuka Kirab Budaya Rakyat yang diikuti 1.020 peserta
Kegiatan kirab budaya tersebut akan dia laksanakan secara rutin. Dia juga akan menjadikan Monas sebagai sebuah tempat untuk seni budaya, terutama di hari libur.
Krisbudiharjo, ketua pelaksana kirab budaya, mengatakan, acara tersebut sebagai langkah awal Kota Jakarta sebagai kota pusat budaya Nusantara. "Nanti akan ada arak-arakan anniversary dari Thamrin menuju ke Monas," katanya.
Krisbudiharjo mengatakan, kirab budaya itu merupakan pergelaran anniversary budaya untuk merayakan Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada Minggu (28/10/2012)hari ini. Tema yang diambil untuk kirab budaya kali ini adalah antidiskriminasi dan kesetaraan. Kirab budaya ini akan dimulai pukul 07.00 WIB mulai dari Balaikota DKI-Thamrin-Monas.Kirab Budaya Rakyat ini digelar Pemprov DKI Jakarta untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda.
"Kirab ini gratis. Akan ada tari-tarian berbagai daerah di jalan, Monas ada panggung hiburannya. Soal anggarannya, patungan panitia," kata Krisbudiharjo.(cool)
