Satelit9.com,Mojokerto-Ribuan buruh Mojokerto masih memadati jalan Raya By Pass, Kenanten, Kabupaten Mojokerto. Setidaknya sudah dua jam lebih mereka memblokir jalur utama Surabaya-Jogyakarta ini.
Mereka tidak akan membubarkan diri hingga Walikota dan Bupati mengabulkan tuntutan mereka.
Menurut informasi, sekitar 5000 buruh yang tergabung dalam Aliansi Perjuangan Buruh Mojokerto ini menuntut dihapuskannya outsourching, tolak upah murah dan upah sektoral 10 persen dari UMP/UMK. Mereka melakukan aksi dengan membakar ban bekas dan memblokade jalan utama By Pass dengan motor dan bus yang mengangkut mereka.
Para buruh ini juga menolak rendahnya usulan UMK yang diusulkan Pemkab dan Pemkot Mojokerto. Mereka menuntut Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Mojokerto ring I dengan nominal Rp 2 juta.
Akibat audience blokir ini, membuat arus lalu lintas dari lima arah macet total. Terutama dari arah Surabaya, Pasuruan dan Jombang. Para pengguna jalan terpaksa dialihkan melalui jalur kota. Baik dari arah Mojokerto, maupun Jombang, dialihkan masuk Kota Mojokerto.
Buntutnya, kemacetan juga terjadi di dalam Kota Mojopkerto. Kemacetan diprediksi hingga belasan kilometer.
Kasat Lantas Polres Mojokerto Kota AKP Katino mengatakan pengalihan arus diarahkan ke Kota Mojokerto. "Dari Surabaya, Sekar Putih masuk Kota Mojokerto dan dari arah Jombang melalui Jampiro, Sooko, sementara dari Pasuruan masuk jalan Poros," jelasnya.
Sementara itu informasi lain yang didapatkan, saat ini Walikota dan Bupati Mojokerto, menggelar rapat membahas tuntutan buruh.(sbk)
