Satelit9.com,Moskow-Rusia menuduh Washington melakukan koordinasi pengiriman senjata kepada pemberontak Suriah, kendati Departemen Luar Negeri AS menjamin bahwa AS tidak memberikan bantuan senjata."Washington mengetahui pengiriman berbagai senjata ke kelompok-kelompok bersenjata ilegal yang aktif di Suriah. Selain itu diperkuat dengan pernyataan-pernyataan para pejabat AS yang disiarkan media AS, AS berkoordinasi dan memberikan bantuan logistik dalam pengiriman-pengiriman itu," kata Kementerian Luar Negeri Rusia, Kamis (25/10).
Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Victoia Nuland membantah tuduhan itu. "Kami telah dengan sangat jelas mengatakan kami tidak memberikan bantuan senjata," kata Nuland kepada wartawan di Washington.
"Kami juga telah menjelaskan bahwa kami melakukan koordinasi dan berbicara dengan negara-negara di seluruh dunia bahwa kami mendukung oposisi, termasuk mereka membuat pilihan-pilihan lain. Kita semua sedang berusaha untuk meyakinkan bahwa setiap bantuan yang kami berikan kepada oposisi tidak akan jatuh ke tangan kelompok garis keras."
"Implikasi bahwa kami melakukan koordinasi pengiriman senjata rakyat lainnya adalah menggelikan," katanya.
Jenderal penting Rusia Nikolai Makarov Rabu mengatakan pemberontak yang memerangi tentara Bashar di Suriah menggunakan rudal-rudal Stinger buatan AS.
Stinger merupakan tipe sistem rudal yang dapat diluncurkan dari bahu yang dikenal sebagai MANPAD. (cool)