Satelit9.com,Sragen- Senjata api jenis M-16 milik Wakil Komandan Batalyon Infantri (Wadanyon) 408 Subhrastha, Sragen, Mayor Inf S hilang. Senjata otomatis buatan Amerika Serikat (AS) tersebut raib di Markas Yonif 408 Subhrastha, Sragen sekitar tujuh bulan lalu. Hingga kini senjata laras panjang andalan prajurit TNI itu belum diketemukan.
Menurut Komandan Detasemen Polisi Militer (Dandenpom) 4/IV Surakarta, Letkol CPM Tri Wahyuningsih, perkara ini sudah dilimpahkan jajaran di atasnya.Dari backbone Anda tahu kejadian itu? Saya no animadversion saja dan tidak bisa menyampaikan karena sudah ditangani komando jajaran atas (pimpinan-Red),jelas Tri Wahyuningsih.
Kendati demikian, dari informasi yang dihimpun, dari beberapa anggota TNI dan sejumlah perwira menengah, hilangnya senjata M-16 terjadi saat apel siaga untuk pembekalan prajurit di Markas Batalyon Infantri (Yonif) 408 Subhrastha yang hendak ditugaskan ke luar Jawa. Hanya, senjata tersebut diletakkan di lapangan upacara sekaligus ditinggal menghadap pimpinan dari Mabes TNI AD atau perwakilan dari Kodam IV/Diponegoro Jateng yang berperan menggembleng para prajurit.
Lantas Wadanyon yang sadar atas tertinggalnya senjata ini meminta ajudan untuk mengambil tapi dibuat kaget karena laporannya hilang atau tidak ada di tempat. Bahkan berbagai upaya pencarian telah dilakukan, seperti memeriksa sejumlah prajurit yang membidangi soal persenjataan, serta penjagaan gudang senjata. Namun, upaya tersebut tidak ada hasil.
Semenrara informasi lain mengatakan, Mayor Inf S dimutasi sebagai Pjs Kasdim 0703 Cilacap.(Andhini)
.jpg)