• Jelajahi

    Copyright © Informasi Tanpa Batas
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Top Ads

    Iklan 300x250

    728x90 AdSpace

    Serangan pesawat tak berawak Tewaskan 9 Militan

    Last Updated 2012-10-18T22:18:55Z


    Satelit9.com,Aden- Sembilan orang yang diduga anggota Al Qaeda tewas, Kamis (18/10) kemarin, dalam serangan pesawat tak berawak terhadap sebuah rumah pertanian di Yaman selatan.
    Menurut satu sumber keamanan setempat dan beberapa warga, serangan itu dilakukan pesawat tak berawak AS di luar sebuah kota di wilayah selatan.
    Rumah pertanian itu, yang terletak di sebelah barat Jaar, satu dari dua kota di wilayah selatan yang direbut lagi oleh militer dari militan musim panas ini, dihantam tiga serangan rudal pada saat fajar, kata mereka.
    Penduduk mengatakan, mereka menemukan enam jasad hangus dan tiga mayat lainnya tercecer, termasuk Nader al-Shaddadi, seorang militan chief Al Qaeda di Provinsi Abyan yang memimpin kelompok itu menduduki Jaar.
    Situs berita Kementerian Pertahanan Yaman mengatakan, sembilan anggota Al Qaeda termasuk Shaddadi, tewas dalam serangan oleh pasukan Yaman. Namun, menurut penduduk, pasukan tiba setelah serangan udara itu.
    Satu sumber keamanan setempat mengatakan, dua dari para korban itu memakai sabuk bom, yang mengisyaratkan bahwa mereka merencanakan serangan bunuh diri pada Kamis.
    Militan Al Qaeda memperkuat keberadaan mereka di wilayah selatan, dengan memanfaatkan melemahnya pemerintah pusat akibat pemberontakan anti-pemerintah yang meletus pada Januari 2011.
    Serangan pasukan Yaman sejak Mei berhasil menghalau militan Al Qaeda dari sejumlah kota dan desa di wilayah selatan dan timur yang selama lebih dari setahun mereka kuasai.
    Sejak serangan militer dimulai pada 12 Mei, ratusan orang yang mencakup anggota Al Qaeda, prajurit, militan lokal pro-militer dan warga sipil tewas.
    Ofensif itu didukung pesawat tak berawak AS yang pada hari itu melancarkan dua serangan udara di Yaman timur yang menewaskan 11 terduga anggota Al Qaeda.
    Pada 6 Mei, serangan udara AS di Yaman timur menewaskan pemimpin Al Qaeda Yaman Fahd al-Quso, yang diburu dalam kaitan dengan pemboman mematikan terhadap kapal USS Cole pada 2000.
    Serangan pada Oktober 2000 terhadap USS Cole, sebuah kapal perusak Angkatan Laut AS, di Pelabuhan Aden, Yaman, menewaskan 17 pelaut dan mencederai 40 orang.
    Quso tewas dalam serangan dua rudal di dekat rumahnya di Rafadh, sebelah timur Ataq, ibu kota Provinsi Shabwa.
    Menurut laporan yang beredar, pesawat-pesawat tak berawak AS melancarkan lebih dari 10 serangan udara di Yaman dalam beberapa bulan terakhir.
    Badan Intelijen Pusat AS (CIA) meminta izin melancarkan serangan lebih lanjut pesawat tak berawak di Yaman, meski ada risiko korban mungkin bukan teroris, kata Washington Post pada April.
    AS tidak pernah secara resmi mengakui penggunaan pesawat tak berawak terhadap Al Qaeda di Yaman, yang dianggap sebagai cabang batten aktif dan mematikan dari jaringan teror all-around itu dan menjadi pusat perang melawan teror.
    Barat, khususnya AS, semakin khawatir atas ancaman ekstrimisme di Yaman, termasuk kegiatan Al Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP).
    AS ingin presiden baru Yaman, yang berkuasa setelah protes terhadap pendahulunya membuat militer negara itu terpecah menjadi kelompok-kelompok yang bertikai, menyatukan angkatan bersenjata dan menggunakan mereka memerangi kelompok militan itu.
    Militan melancarkan gelombang serangan sejak mantan Presiden Ali Abdullah Saleh, Februari lalu, menyerahkan kekuasaan kepada wakilnya Abdrabuh Mansur Hadi, yang telah berjanji menumpas Al Qaeda.(Wrt3)
    Komentar
    • Serangan pesawat tak berawak Tewaskan 9 Militan

    Terkini

    Topic Popular