Satelit9.com,Pamekasan - Siapa yang menduga, atusan anak Taman
Kanak-Kanak dan Siswa Sekolah Dasar (SD) Nurul Hikmah Kabupaten
Pamekasan, menangis saat melantunkan doa bersama mengutuk serangan
Israel ke Palestina.
Mereka berkumpul di halaman sekolah sebelum jam pelajaran berlangsung. Doa dan dzikir bersama ini akan terus dilakukan untuk keselamatan warga, utamanya anak-anak di Palestina.
Maklum, 100 lebih warga yang menjadi korban serangan Israel, setengahnya adalah anak-anak Palestina. Apalagi, mayoritas anak-anak di Palestina hafal Al Qur'an. "Apapun yang terjadi. Yahudi akan menghancurkan anak-anak. Di sini kami memberikan dukungan penuh. Zionis Israel memang biadab," kata Guru SD Plus Nurul Hikmah, Ibnu Hayat Efendi.
Saat ini, ratusan anak TK dan SD Plus Nurul Hikmah melakukan doa dan dzikir. Mereka lantas melakukan aksi dukungan dengan membaca puisi yang ditujukan pada anak-anak korban serangan di Palestina. Siska Yuliana Dewi, misalnya. Siswa kelas 6 ini tak henti-hentinya meneteskan air mata saat menjadi pembaca puisi.
Sembari melantunkan puisi, ratusan anak-anak TK dan SD yang ada di deretan belakang terus melantunkan doa. "Allahu Akbar. Allahu Akbar. Tuhan pasti memberikan keselamatan terhadap anak-anak Islam. Selamatkan mereka yang di sana. Mereka saudara kami Tuhan," kata Siska.
Hingga saat ini, anak TK dan SD membentangkan affiche hujatan di pintu pagar sekolah mereka. Mereka menulis 'Hancurkan Zionis Israel', 'Pray For Gaza', 'Dukung Perjuangan Hamas'(ari)
Mereka berkumpul di halaman sekolah sebelum jam pelajaran berlangsung. Doa dan dzikir bersama ini akan terus dilakukan untuk keselamatan warga, utamanya anak-anak di Palestina.
Maklum, 100 lebih warga yang menjadi korban serangan Israel, setengahnya adalah anak-anak Palestina. Apalagi, mayoritas anak-anak di Palestina hafal Al Qur'an. "Apapun yang terjadi. Yahudi akan menghancurkan anak-anak. Di sini kami memberikan dukungan penuh. Zionis Israel memang biadab," kata Guru SD Plus Nurul Hikmah, Ibnu Hayat Efendi.
Saat ini, ratusan anak TK dan SD Plus Nurul Hikmah melakukan doa dan dzikir. Mereka lantas melakukan aksi dukungan dengan membaca puisi yang ditujukan pada anak-anak korban serangan di Palestina. Siska Yuliana Dewi, misalnya. Siswa kelas 6 ini tak henti-hentinya meneteskan air mata saat menjadi pembaca puisi.
Sembari melantunkan puisi, ratusan anak-anak TK dan SD yang ada di deretan belakang terus melantunkan doa. "Allahu Akbar. Allahu Akbar. Tuhan pasti memberikan keselamatan terhadap anak-anak Islam. Selamatkan mereka yang di sana. Mereka saudara kami Tuhan," kata Siska.
Hingga saat ini, anak TK dan SD membentangkan affiche hujatan di pintu pagar sekolah mereka. Mereka menulis 'Hancurkan Zionis Israel', 'Pray For Gaza', 'Dukung Perjuangan Hamas'(ari)
