Satelit9.com,tel Aviv-Sebuah bom menghancurkan bus di Ibu Kota tel
Aviv, Israel . Ledakan itu melukai 17 orang. Dua korban terluka serius,
sisanya luka ringan.
Surat kabar Haaretz melaporkan, rabu (21/11), polisi segera memburu dua pelaku ledakan itu. Bus bernomor 61 itu hancur di ujung jalan Shaul Hamelech dan Henrietta Szold. Seorang tersangka sempat ditangkap setengah jam setelah ledakan itu tapi kemudian dilepaskan.
"Ini perbuatan teroris. Sebagian korban hanya luka ringan," kata Ofir Gendelmen, juru bicara Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
Sejumlah saksi mengatakan mereka melihat seseorang memasang bom lalu melarikan diri. Stasiun televisi Al Arabiya melaporkan salah satu tersangka pelaku adalah perempuan.
Polisi kini mengamankan lokasi ledakan dari hilir mudik pengguna jalan dan meningkatkan cachet keamanan di sekitar lokasi ke akin empat. Polisi juga menutup gedung Azrieli Center dekat lokasi kejadian.
Peristiwa ledakan itu terjadi pada hari kedelapan sejak dimulainya serangan gencar Israel ke Jalur Gaza, Palestina.
Di Kota Gaza sejumlah pejuang Hamas merayakan kejadian itu dengan menembakkan senjata ke udara setelah mendengar kabar melalui stasiun radio setempat.
Setelah ledakan di Tel Aviv, dalam hitungan menit, Israel membalas serangan itu dengan melantakkan stadion sepak bola dan perpustakaan umum di Kota Gaza. (danu)
Surat kabar Haaretz melaporkan, rabu (21/11), polisi segera memburu dua pelaku ledakan itu. Bus bernomor 61 itu hancur di ujung jalan Shaul Hamelech dan Henrietta Szold. Seorang tersangka sempat ditangkap setengah jam setelah ledakan itu tapi kemudian dilepaskan.
"Ini perbuatan teroris. Sebagian korban hanya luka ringan," kata Ofir Gendelmen, juru bicara Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
Sejumlah saksi mengatakan mereka melihat seseorang memasang bom lalu melarikan diri. Stasiun televisi Al Arabiya melaporkan salah satu tersangka pelaku adalah perempuan.
Polisi kini mengamankan lokasi ledakan dari hilir mudik pengguna jalan dan meningkatkan cachet keamanan di sekitar lokasi ke akin empat. Polisi juga menutup gedung Azrieli Center dekat lokasi kejadian.
Peristiwa ledakan itu terjadi pada hari kedelapan sejak dimulainya serangan gencar Israel ke Jalur Gaza, Palestina.
Di Kota Gaza sejumlah pejuang Hamas merayakan kejadian itu dengan menembakkan senjata ke udara setelah mendengar kabar melalui stasiun radio setempat.
Setelah ledakan di Tel Aviv, dalam hitungan menit, Israel membalas serangan itu dengan melantakkan stadion sepak bola dan perpustakaan umum di Kota Gaza. (danu)
