Satelit9.com,Wonogiri-Kenaikan harga daging yang meroket membuat
sejumlah pedagang bakso di Wonogiri dan sekitarnya menjadi kebingungan
,tak ayal dengan naiknya harga daging dari harga 75 ribu menjadi 90ribu
perkilogramnya diikuti dengan naiknya bahanbaku bakso lainnya
diantaranya naiknya harga bawang putih semula harga dipasaran perkilonya
hanya 19ribu sekarang mencapai harga 26 ribu perkilo nya
Hal ini diutarakan oleh Ketua Paguyuban pedagang bakso Wonogiri atau IPBN(ikatan pedagang bakso nasional) Dwi Atmanto(52) saat disambangi di kediamannya Ds Kendal Kecamatan Girimarto,Rabu malam(21/11/2012) kepada wartawan ia mengatakan bahwa hampir 3 bulan terakhir ini harga daging melonjak naik sehingga mempengaruhi omzet penjualan para pedagang bakso khususnya di Wonogiri,lha mau gimana lagi wong kita teriak atau audience juga tidak ada manfaatnya,yaa kita terima saja mas papar Dwi atmanto
Diakui, selama daging tembus 90perkilo omset penjualan bakso merosot namun menurutnya sampai saat ini dirinya menilai bahwa alasan para penjual daging yang sering mengatakan kalau saat -saat ini untuk sapi lokal dikatakan langka padahal menurut pantaunnya dipasar masih banyak sapi lokal diperjualbelikan,ia menilai kenaikan harga daging dipicu oleh ulah spekulan ungkapnya.
Ditambahkan Dwi,pihaknya berharap pemerintah segera bertindak agar harga dipasaran segara normal,ia secara pribadi mengakui bahwa ia dan paguyubannya lebih menyukai penggunaan daging sapi lokal ketimbang daging sapi import,ќpengalaman saya kalau harga daging sudah melonjak naik harga tersebut akan tetap bertahan walaupun pasokan daging melimpah,terang Dwi,
Selama ini ia dan rekan-rekannya berjualan dengan harga seperti biasa tanpa mengurangi cita rasa,walaupun pendapatan mereka berkurang mereka sebenarnya bisa mengurangi ukuran atau porsi bahkan bisa juga menaikkan harga per porsinya ,namun mereka juga punya rasa khawatir apabila dengan manuver tersebut bisa mempengaruhi daya beli masyarakat,pungkasnya.(joyo)
Hal ini diutarakan oleh Ketua Paguyuban pedagang bakso Wonogiri atau IPBN(ikatan pedagang bakso nasional) Dwi Atmanto(52) saat disambangi di kediamannya Ds Kendal Kecamatan Girimarto,Rabu malam(21/11/2012) kepada wartawan ia mengatakan bahwa hampir 3 bulan terakhir ini harga daging melonjak naik sehingga mempengaruhi omzet penjualan para pedagang bakso khususnya di Wonogiri,lha mau gimana lagi wong kita teriak atau audience juga tidak ada manfaatnya,yaa kita terima saja mas papar Dwi atmanto
Diakui, selama daging tembus 90perkilo omset penjualan bakso merosot namun menurutnya sampai saat ini dirinya menilai bahwa alasan para penjual daging yang sering mengatakan kalau saat -saat ini untuk sapi lokal dikatakan langka padahal menurut pantaunnya dipasar masih banyak sapi lokal diperjualbelikan,ia menilai kenaikan harga daging dipicu oleh ulah spekulan ungkapnya.
Ditambahkan Dwi,pihaknya berharap pemerintah segera bertindak agar harga dipasaran segara normal,ia secara pribadi mengakui bahwa ia dan paguyubannya lebih menyukai penggunaan daging sapi lokal ketimbang daging sapi import,ќpengalaman saya kalau harga daging sudah melonjak naik harga tersebut akan tetap bertahan walaupun pasokan daging melimpah,terang Dwi,
Selama ini ia dan rekan-rekannya berjualan dengan harga seperti biasa tanpa mengurangi cita rasa,walaupun pendapatan mereka berkurang mereka sebenarnya bisa mengurangi ukuran atau porsi bahkan bisa juga menaikkan harga per porsinya ,namun mereka juga punya rasa khawatir apabila dengan manuver tersebut bisa mempengaruhi daya beli masyarakat,pungkasnya.(joyo)
