Satelit9.com,Jakarta-Banjir yang menggenangi 16 kelurahan di lima
kecamatan di Jakarta Timur, mendapatkan perhatian Gubernur DKI Jakarta,
Joko Widodo. Di tengah guyuran hujan, Jokowi, menyambangi warga korban
banjir di RW 07, Kelurahan Makasar, sambil memberikan bantuan beras dan
uang sebesar Rp 25 juta. Kepada korban banjir Jokowi berjanji akan
menyelesaikan persoalan tersebut secepatnya.
Dengan kepala ditutupi topi, Jokowi langsung menyapa warga, memantau derasnya aliran Kali Cipinang yang meluber ke jalan hingga meninjau lokasi penampungan sementara. "Pokoknya nanti kita langsung activity lapangan. Kalau sudah kayak gini, mau ngeruk apa? Hujan mendahului, jadi ya menunggu kering dulu baru dikeruk lagi kalinya," ujar Jokowi, saat meninjau korban banjir di RW 07, Kelurahan Makasar, Jakarta Timur, Sabtu (24/11).
Jokowi juga menandaskan wilayah Jakarta, sebagiannya dikepung ancaman banjir. Hal itu harus disadari semua pihak. Tentunya, penanganan banjir ini harus segera dilakukan. Minimal, pada tahun 2013 mendatang kali yang memicu terjadinya banjir harus dilakukan pengerukan. Seperti di Kali Cipinang yang lintasannya di antaranya melalui Kelurahan Makasar. Jika tidak dikeruk maka sampai kapan pun wilayah tersebut akan terus tergenang saat hujan datang.
Ia berjanji akan memerintahkan dinas terkait untuk melakukan penanganan cepat. Sebab ke depan setiap masalah seperti ini harus diselesaikan secepatnya. Langkah cepat juga harus dilakukan untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan masyarakat. Mulai dari makanan, minuman hingga perahu karet untuk keperluan evakuasi.
"Kalau saya turun ke lapangan, ada yang kurang, pasti saya telepon. Kalau seperti ini, tidak ada perahu karet, pasti saya telepon. Logistik kurang juga saya telepon. Makanya itu saya turun ke lapangan, agar terdistribusi dengan baik bantuannya," imbuh Jokowi.
Dalam kunjungannya tersebut, Jokowi memberikan sumbangan uang sebesar Rp 25 juta dari kantong pribadinya. Selain itu, ia juga menyerahkan bantuan beras dan satu assemblage perahu karet serta obat-obatan. Seluruh bantuan diserahkan pada Ketua RW 07 kelurahan Makasar, Sukirin (45). Jokowi juga berjanji akan memperbaiki turap dan tanggul kali. Agar ketika debit air tinggi, tidak meluber ke jalanan hingga ke pemukiman warga.
Ketua RW 07 Makasar, Sukirin, mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan dari gubernur tersebut. Ia berjanji, bantuan akan langsung didistribusikan kepada warga yang menjadi korban banjir. "Bantuan ini tentu sangat bermanfaat bagi warga kami yang menjadi korban banjir. Namun hal yang kami harapkan adalah, pengerukan atau normalisasi Kali Cipinang yang harus dilakukan secepatnya agar warga tidak terus menerus diterpa banjir," pintanya.(dunih)
Dengan kepala ditutupi topi, Jokowi langsung menyapa warga, memantau derasnya aliran Kali Cipinang yang meluber ke jalan hingga meninjau lokasi penampungan sementara. "Pokoknya nanti kita langsung activity lapangan. Kalau sudah kayak gini, mau ngeruk apa? Hujan mendahului, jadi ya menunggu kering dulu baru dikeruk lagi kalinya," ujar Jokowi, saat meninjau korban banjir di RW 07, Kelurahan Makasar, Jakarta Timur, Sabtu (24/11).
Jokowi juga menandaskan wilayah Jakarta, sebagiannya dikepung ancaman banjir. Hal itu harus disadari semua pihak. Tentunya, penanganan banjir ini harus segera dilakukan. Minimal, pada tahun 2013 mendatang kali yang memicu terjadinya banjir harus dilakukan pengerukan. Seperti di Kali Cipinang yang lintasannya di antaranya melalui Kelurahan Makasar. Jika tidak dikeruk maka sampai kapan pun wilayah tersebut akan terus tergenang saat hujan datang.
Ia berjanji akan memerintahkan dinas terkait untuk melakukan penanganan cepat. Sebab ke depan setiap masalah seperti ini harus diselesaikan secepatnya. Langkah cepat juga harus dilakukan untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan masyarakat. Mulai dari makanan, minuman hingga perahu karet untuk keperluan evakuasi.
"Kalau saya turun ke lapangan, ada yang kurang, pasti saya telepon. Kalau seperti ini, tidak ada perahu karet, pasti saya telepon. Logistik kurang juga saya telepon. Makanya itu saya turun ke lapangan, agar terdistribusi dengan baik bantuannya," imbuh Jokowi.
Dalam kunjungannya tersebut, Jokowi memberikan sumbangan uang sebesar Rp 25 juta dari kantong pribadinya. Selain itu, ia juga menyerahkan bantuan beras dan satu assemblage perahu karet serta obat-obatan. Seluruh bantuan diserahkan pada Ketua RW 07 kelurahan Makasar, Sukirin (45). Jokowi juga berjanji akan memperbaiki turap dan tanggul kali. Agar ketika debit air tinggi, tidak meluber ke jalanan hingga ke pemukiman warga.
Ketua RW 07 Makasar, Sukirin, mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan dari gubernur tersebut. Ia berjanji, bantuan akan langsung didistribusikan kepada warga yang menjadi korban banjir. "Bantuan ini tentu sangat bermanfaat bagi warga kami yang menjadi korban banjir. Namun hal yang kami harapkan adalah, pengerukan atau normalisasi Kali Cipinang yang harus dilakukan secepatnya agar warga tidak terus menerus diterpa banjir," pintanya.(dunih)
