Satelit9.com,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum memastikan siapa yang akan dipanggil terkait hasil analysis investigasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tentang dugaan korupsi action centre di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. KPK masih menelaah hasil analysis itu.
"Hasil analysis BPK masih akan ditelaah lebih lanjut," kata Juru Bicara KPK Johan Budi melalui pesan singkat, Sabtu (3/10). Johan menjelaskan, hasil analysis itu baru diterima KPK kemarin.
Johan belum dapat memastikan apakah dalam waktu dekat KPK akan memanggil pihak-pihak yang disebut melakukan pembiaran dalam analysis investigasi itu, yaitu Menteri Keuangan Agus Martowardojo dan Menteri Pemuda dan Olah Raga Andi Alifian Mallarangeng.
Dalam hasil analysis investigasi BPK disebutkan nilai kerugian negara karena proyek Hambalang sebesar Rp243,6 miliar. BPK menyebut Menteri Keuangan dan Menteri Pemuda dan Olah Raga telah melalukan kelalaian dengan membiarkan proyek raksasa itu ditangani oleh Sekretaris Menteri dan tidak melakukan pengawasan berjenjang.
Menteri Keuangan juga diduga melanggar Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 56/PMK02/2010 tentang kontrak tahun berjenjang atau multiyears (IKA)