Satelit9.com, Makassar- Puluhan mahasiswa dari berbagai kampus di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (3/11), menolak kedatangan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakri. Ical, panggilan Aburizal, datang ke Makassar untuk menghadiri academy di Universitas Negeri Makassar.
Unjuk rasa dilakukan di Jalan Andi Pangeran Pettarani, Makassar. Para pengjuk rasa ini melumuri sekujur tubuhnya dengan lumpur. Hal ini mereka lakukan terkait kepedulian para mahasiswa atas musibah yang menimpa ribuan warga di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, korban lumpur Lapindo Brantas, perusahaan milik Ical.
Mereka mendesak Ical bertanggung jawab penuh atas musibah lumpur Lapindo yang meredam ribuan rumah-rumah warga. Mahasiswa menyayangkan pembayaran ganti rugi yang dibebankan oleh negara. Mahasiswa menilai, luapan lumpur Lapindo bukan bencana alam, melainkan kesalahan manusia dalam pengeboran.
Selain orasi bergangtian, para mahasiswa membawa spanduk bertuliskan kecaman dan protes serta penolakannya atas kedatangan Ical ke Makassar. Usai membagikan selebaran pernyataan sikap berisikan kecaman terhadap Ical, para mahasiswa menutup aksinya dengan tidur di badan jalan sebagai bentuk protes. Unjuk rasa ini tanpa ada kawalan dari aparat kepolisian.(adi)