Satelit9.com,Rafah- Wilayah Rafah yang menjadi perbatasan antara
Palestina dengan Mesir kembali dibuka, Kamis (22/11). Wilayah yang
menjadi satu-satunya titik penyeberangan tanpa penjagaan militer Israel
itu dibuka setelah gencatan senjata antara Israel dan Palestina
tercapai.
Saat eskalasi penggempuran delapan hari militer Israel, perbatasan Rafah hanya dibuka selama 12 jam. Itupun hanya dibuka untuk kepentingan akses medis atau warga asing yang ingin meninggalkan Gaza.
Delapan hari penyerangan militer Israel telah menewaskan lebih dari 160 warga Palestina. Militer Israel juga menggempur berbagai terowongan yang menjadi satu-satunya cara bertahan warga Gaza dalam memenuhi kebutuhan hidup, akibat blokade Israel selama bertahun-tahun. Israel berdalih, mereka menyerang terowongan tersebut karena digunakan untuk memasok senjata yang digunakan rakyat Palestina di Gaza untuk membela diri.(RZY)
Saat eskalasi penggempuran delapan hari militer Israel, perbatasan Rafah hanya dibuka selama 12 jam. Itupun hanya dibuka untuk kepentingan akses medis atau warga asing yang ingin meninggalkan Gaza.
Delapan hari penyerangan militer Israel telah menewaskan lebih dari 160 warga Palestina. Militer Israel juga menggempur berbagai terowongan yang menjadi satu-satunya cara bertahan warga Gaza dalam memenuhi kebutuhan hidup, akibat blokade Israel selama bertahun-tahun. Israel berdalih, mereka menyerang terowongan tersebut karena digunakan untuk memasok senjata yang digunakan rakyat Palestina di Gaza untuk membela diri.(RZY)
