Satelit9.com,Tokyo- Seorang tentara Amerika Serikat tersangka pemukul wajah siswa Jepang di Okinawa meminta maaf. Tentara berumur 24 tahun itu, anggota pangkalan Angkatan Udara AS Kadena, menemui orang tua anak itu pada, Sabtu (11/11) sore, di Desa Yomitan, Okinawa tengah.Pria itu, yang namanya dirahasiakan, diduga masuk apartemen dan memukul remaja 13 tahun itu setelah minum di kedai desa saat jam malam. "Dengan ditemani seniornya, pria itu mengatakan kepada orangtua sang bocah bahwa ia melakukan sesuatu tak termaklumi dan menyatakan sangat menyesal," kata pejabat Desa Yomitan.
Sang pejabat desa menambahkan, "Orangtua itu mengatakan kepadanya bahwa mereka ingin ia diadili di pengadilan Jepang dan pria itu menjawab bahwa ia siap melakukannya."
Sang prajurit masih tinggal di pangkalan militer AS, tapi segera diperiksa kepolisian Jepang.
Petinggi AS memberlakukan jam malam di seluruh negara terhadap semua tentara di Jepang setelah dua prajurit ditangkap atas tuduhan memperkosa seorang wanita Jepang di Okinawa pada Oktober silam. Perkara itu memicu kemarahan di Okinawa.(ant/ICH)