Satelit9.com,Jakarta-Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi siap
pasang badan andai memang ucapan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD
yang menyebut ada mafia narkoba di lingkaran dalam Istana Presiden. Tapi
dia enggan menanggapi dugaan Mahfud lebih jauh.
"Saya pertanggungjawabkan tak ada mafia (narkoba) di Istana. Kalau ada, tunjukkan," kata Sudi ketika ditemui di Kompleks Istana Presiden, Senin (12/11) siang.
Ramai diberitakan, Mahfud memberikan komentar tentang pemberian grasi terhadap terpidana narkoba Meirika Franola yang ternyata berulah lagi menjadi bandar narkoba. Mahfud menilai ada mafia narkoba di lingkaran dalam Istana yang membuat Ola dapat grasi.
Namun, komentar Mahfud itu menuai kecaman dari Istana melalui Mensesneg dan Menseskab Dipo Alam. Mahfud dinilai berlebihan, mencampuri urusan istana, dan membuat hubungan antara Istana dengan MK tak harmonis.
Sudi mengaku siap pasang badan atas dugaan Mahfud itu. Ia meyakinkan proses pemberian grasi sudah melewati tahapan-tahapan hingga akhirnya diputuskan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
"Prosesnya itu sudah panjang ya, pertimbangannya, dan proses akhir dipimpin langsung Presiden. Untuk rapatnya mengundang yang terkait, misalnya Menteri Hukum dan HAM, Menko Polhukam, kepolisian, itu diundang semua," jelas Sudi.
Sudi menegaskan akan langsung menindak jika benar ada orang dalam Istana yang menjadi mafia narkoba. Ia menekankan bakal pasang badan jika dugaan Mahfud benar adanya. "Saya pun kalau salah, siap diambil tindakan kok," tantang Sudi.(cool)