Satelit9.com,Bogor- Ledakan yang timbul dari tabung gas akibat regulator yang tidak berfungsi dengan baik, mengakibatkan tiga warga di RT 2 RW 10 Kampung Parung Jambu, Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Kamis (15/11/2012) terluka.Dua luka bakar serius akibat dari api yang menyala dari tabung ukuran tiga kilogram ini.
Keduanya lalu dirujuk ke RSCM Jakarta, setelah sebelumnya pernah mendapat pertolongan medis di RS PMI Bogor.
Data yang dihimpun, tiga korban luka bakar yang masih satu keluarga ini adalah, Mustofa 39, Jaenuri 38, dan Anggi 15.
Mustofa dan Jaenuri menderita luka bakar di bagian wajah, tubuh, tangan, dan kaki.
Ledakan dari tabung gas bersubsidi sekitar pukul 08.00 pagi ini, membuat warga terdekat panik.
Warga lain menduga, bunyi tersebut adalah bom yang meledak di kampung mereka.
Sekarang lagi ramai bom. Makanya kita kaget dan takut aja. Soalnya tiap hari di koran dan tv, beritanya polisi nangkap teroris. Warga tenang saat tahu kejadian yang sebenarnya,kata Wati 36, warga setempat.
Ketua RW 2, Enjang Effendi 42, mengungkapkan, tabung yang meledak akibat regulatornya yang tidak berfungsi baik itu, baru dibeli Mustofa dari warung.
Saat membuka segel dan memasang regulator, ternyata ada gas yang keluar. Mencium baru gas, Mustofa lalu membawa tabung elpiji dari dapur ke depan rumah.
Atas saran tetangganya, korban menaruh tabung didalam boom air yang ada di depan rumahnya,” kata Ketua RW 2 Enjang Effendi di RS PMI Kota Bogor.
Namun saat tabung gas berada dalam drum, tiba-tiba terjadi ledakan. Api lalu menyebar dan menyambar korban. Keluarga lain yang hendak memberi pertolongan, juga ikut terbakar.
Warga lain menuturkan, saat tabung dipindahkan dari dari dapur ke depan, beberapa warga sedang merokok didekat drum.
Diduga karena gas yang bocor sudah menyebar, maka terjadilah kebakaran hingga ledakan.
Kapolsek Bogor Selatan, Kompol Eulis Kartini membenarkan tiga warga menjadi korban kebakaran yang bersumber dari tabung gas 3 kilo.
Sedang dilakukan penyelidikan. Kita utanmakan lebih dulu penanganan medis,tandas Kompol Eulis.(edi)