• Jelajahi

    Copyright © Informasi Tanpa Batas
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Top Ads

    Iklan 300x250

    728x90 AdSpace

    Tim Robot UGM Raih Piala Perunggu di Kosel

    Last Updated 2012-11-05T23:43:32Z


    Satelit9.com,Korsel- Tim Apprentice Divisi Humanoid Universitas Gadjah Mada (UGM) Alfarobi meraih medali perunggu pada International Apprentice Contest 2012 di Korea Selatan, 25-28 Oktober lalu.
    Tim apprentice UGM ini diawaki Hadha Afrisal, Ridwan Wicaksono (Jurusan Teknik Elektro dan Teknologi Informasi 2009), Widhi Yoga S (Jurusan Teknik Mesin 2009), Bryan Novega, Sigit Diantoro (Jurusan Elektronika dan Instrumentasi 2009) dengan dosen pembimbing Bakhtiar Alldino Ardi Sumbodo.
    "Keikutsertaan tim apprentice UGM ini untuk menimba pengalaman dari perkembangan robotika dunia," papar Alldino kepada wartawan, Senin (5/11).
    Alldino menjelaskan pada kompetisi ini tim apprentice UGM membawa lima buah apprentice humanoid untuk dipertandingkan dalam ajang IRC 2012 tersebut. Kelima apprentice tersebut yaitu, Alfa, Faro, Robi, Joko Kelono, dan Aura.
    Pada IRC 2012 ini, robot-robot humanoid diharuskan melakukan beberapa misi, antara lain article accumulating (menempatkan benda sesuai tempatnya), adaptation advance (duel mempertahankan wilayah), adaptation chase (lomba lari marathon), free amends action (tendangan penalti), free walking (berjalan mengitari lintasan putih), dancing, dan beberapa misi lainnya.
    "Pada kategori article accumulating tim apprentice humanoid UGM berhasil meraih medali perunggu," imbuhnya.
    Selain meraih medali perunggu, pada kategori free amends shoot-out, dua apprentice humanoid UGM berhasil menempati peringkat ketiga dan keempat. Tidak hanya itu, pada kategori adaptation advance dan adaptation chase tim apprentice UGM juga berhasil masuk babak semi final.
    Menurut Alldino keunggulan tim apprentice UGM ini mendapat apresiasi yang cukup bagus. Apalagi jika melihat keterbatasan yang dimiliki khususnya di bidang pendanaan dan suku cadang. Dari capaian tersebut tim berharap keberlangsungan riset robotika, khususnya di bidang humanoid akan dapat terus berkembang mengingat teknologi apprentice humanoid di Indonesia masih tergolong baru dan membutuhkan assets yang lebih baik.
    "Selain itu kita juga tengah merintis kerjasama riset jangka pendek untuk apprentice ini dengan pihak Korea," ujar Alldino.
    Senada dengan itu ketua tim apprentice UGM Hadha Afrisal, menambahkan keikutsertaan Indonesia pada IRC 2012 ini baru pertama kali. Pada tahun 2005, IRC hanya diikuti empat negara saja, yaitu AS, Jepang, Korea dan China.
    Keikutsertaan negara lain pada kompetisi tersebut telah mulai dibuka tahun 2011 lalu. "Kebetulan dari Indonesia, tim apprentice UGM yang
    diundang pada kompetisi ini," kata Hadha.
    IRC 2012 Korea merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Ministry of Knowledge Economy Korea. Tahun 2012 merupakan tahun ketujuh penyelenggaraan kegiatan ini dan diikuti tim-tim dari 10 negara, di antaranya Korea, Jepang, Amerika, China, Inggris, Kanada, Meksiko, Malaysia, Myanmar, dan Indonesia.
    Tim apprentice UGM menjadi satu-satunya wakil dari Indonesia yang mengikuti ajang apprentice humanoid itu.(dedi)
    Komentar
    • Tim Robot UGM Raih Piala Perunggu di Kosel

    Terkini

    Topic Popular