Satelit9.com, NTT -Sembilan orang tewas dan 16 orang lainnya kritis
setelah truk bermuatan batu terjungkal di kilometer 36 jurusan
Kefa-Wini, di kampung Manufonu Kecamatan Naibenu, Timor Tengah Utara
NTT.
Peristiwa tersebut bermula dari sopir truk Klemens Kolo yang menghentikan truknya untuk buang air kecil. Truk bermuatan batu tersebut ditumpangi oleh 25 warga yang naik di atas tumpukan batu. Saat Klemens sedang buang air kecil, seorang pemuda Freddy Kollo menghidupkan mesin truk.
Diduga panik atau tidak bisa mengendarainya, truk yang dikendarai Freddy malah melaju dengan liar. Truk nahas tersebut terjungkal dan menabrak pembatas jembatan.
"Korban luka 16 orang maupun meninggal ada sembilan orang termasuk satu bayi berumur empat bulan. Korban dievakuasi ke RSUD Kefamenanu,ungkap Kapolsek Insana, Iptu Frans Janggu, Kamis malam, (22/11/2012).
Sang sopir, Klemens mencoba berlari mengejar truk tersebut, namun nahas, Klemens tewas tertimpa batu yang berhamburan di jalan. Korban tewas rata-rata tertimpa batu yang berhamburan dari truk nahas tersebut. (deva)
Peristiwa tersebut bermula dari sopir truk Klemens Kolo yang menghentikan truknya untuk buang air kecil. Truk bermuatan batu tersebut ditumpangi oleh 25 warga yang naik di atas tumpukan batu. Saat Klemens sedang buang air kecil, seorang pemuda Freddy Kollo menghidupkan mesin truk.
Diduga panik atau tidak bisa mengendarainya, truk yang dikendarai Freddy malah melaju dengan liar. Truk nahas tersebut terjungkal dan menabrak pembatas jembatan.
"Korban luka 16 orang maupun meninggal ada sembilan orang termasuk satu bayi berumur empat bulan. Korban dievakuasi ke RSUD Kefamenanu,ungkap Kapolsek Insana, Iptu Frans Janggu, Kamis malam, (22/11/2012).
Sang sopir, Klemens mencoba berlari mengejar truk tersebut, namun nahas, Klemens tewas tertimpa batu yang berhamburan di jalan. Korban tewas rata-rata tertimpa batu yang berhamburan dari truk nahas tersebut. (deva)
