Satelit9.com,Semarang-Wakil Gubernur Jawa Tengah Rustrningsih meminta Pemerintah Kabupaten Batang turut memberi pendampingan terhadap tenaga kerja wanita (TKW) berasal dari daerah tersebut yang telah menjadi korban perkosaan oleh tiga oknum polisi Diraja Malaysia.
"Saya sudah berkomunikasi dengan Wakil Bupati Batang untuk segera melakukan langkah-langkah konkret," kata Rustriningsih di Semarang, Selasa.
Berdasarkan laporan dari Pemerintah Kabupaten Batang, katanya, korban saat ini masih dalam kondisi terkejut dan trauma.
Asal korban yang dilaporkan dari Kabupaten Batang, kata dia, ternyata diketahui hanya merupakan kerabat, yakni kakak korban yang berdomisili di kabupaten itu.
"Adapun orang tuanya berada di Semarang dan Belitung," katanya.
Ia menjelaskan latar belakang korban yang berasal dari keluarga kurang mampu harus benar-benar memperoleh perhatian.
"Bila korban akan kembali ke kampung halaman atau keluarganya ingin menengok ke Malaysia, pemerintah kabupaten diharapkan dapat memfasilitasi," katanya.
Saat ini, kata dia, Pemerintah Kabupaten Batang telah membentuk tim yang beranggotakan sejumlah pemangku kepentingan di bidang ketenagakerjaan untuk memberikan pendampingan.(agus)
