Satelit9.com,Magelang - Tercatat 17 rumah di wilayah Kecamatan
Ngluwar Kabupaten Magelang tertimpa pohon yang tumbang akibat terjangan
angin puting beliung, Sabtu (1/12) sore. Tidak ada korban jiwa, namun 1
rumah rusak berat dan rata dengan tanah.
"Angin puting beliung terjadi di wilayah Desa Pakunden dan Desa Somokaton Kecamatan Ngluwar," kata Joko Sudibyo, Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Magelang, di lokasi kejadian.
Beberapa warga kepada Satelit9.com mengatakan sekitar pukul 15.00 wib Abscessed mendadak cuaca mendung, padahal sebelumnya cerah dan panas. Beberapa saat kemudian turun hujan dan disertai tiupan angin kencang. "Angin kencang bercampur hujan tersebut datang dari arah utara dan berlangsung hanya beberapa menit," ujar seorang warga sambil menambahkan suaranya cukup memekakkan telinga karena seperti suara pesawat terbang.
Tidak sedikit pepohonan yang roboh, termasuk pohon yang tumbuh di tepi ruas jalan jalur alternatif Magelang-Yogyakarta lewat Ngluwar Magelang-Kalibawang Kulonprogo. Karena tumbangnya pohon tersebut melintang dan menutupi ruas jalan, akibatnya arus lalu lintas sempat terhenti beberapa saat. Setelah pohon dipotongi dan dibersihkan, arus lalu lintas kembali normal.
Ruang kelas 7-B SMPN 1 Ngluwar Magelang juga menjadi korban lantaran sebuah pohon trembesi roboh dan menimpa bagian atap ruang kelas tersebut. Selain itu, sebuah antene jaringan internet sekolah juga roboh. Ruang kelas lain juga menjadi korban akibat ada pohon lain yang juga roboh. [dit]
"Angin puting beliung terjadi di wilayah Desa Pakunden dan Desa Somokaton Kecamatan Ngluwar," kata Joko Sudibyo, Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Magelang, di lokasi kejadian.
Beberapa warga kepada Satelit9.com mengatakan sekitar pukul 15.00 wib Abscessed mendadak cuaca mendung, padahal sebelumnya cerah dan panas. Beberapa saat kemudian turun hujan dan disertai tiupan angin kencang. "Angin kencang bercampur hujan tersebut datang dari arah utara dan berlangsung hanya beberapa menit," ujar seorang warga sambil menambahkan suaranya cukup memekakkan telinga karena seperti suara pesawat terbang.
Tidak sedikit pepohonan yang roboh, termasuk pohon yang tumbuh di tepi ruas jalan jalur alternatif Magelang-Yogyakarta lewat Ngluwar Magelang-Kalibawang Kulonprogo. Karena tumbangnya pohon tersebut melintang dan menutupi ruas jalan, akibatnya arus lalu lintas sempat terhenti beberapa saat. Setelah pohon dipotongi dan dibersihkan, arus lalu lintas kembali normal.
Ruang kelas 7-B SMPN 1 Ngluwar Magelang juga menjadi korban lantaran sebuah pohon trembesi roboh dan menimpa bagian atap ruang kelas tersebut. Selain itu, sebuah antene jaringan internet sekolah juga roboh. Ruang kelas lain juga menjadi korban akibat ada pohon lain yang juga roboh. [dit]
