Satelit9.com Jakarta - Polisi mengimbau masyarakat Jakarta dan sekitarnya, tidak melakukan konvoi keliling pada malam takbiran.
Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, konvoi keliling dapat menimbulkan korban jiwa dan kecelakaan lalu lintas.
Juru Bicara Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto, mengatakan masyarakat sebaiknya merayakan kemenangan atas sebulan berpuasa dan menyambut Lebaran dengan melakukan takbiran di wilayahnya masing-masing.
"Pada malam takbiran, kami tidak rekomendasikan takbir keliling. Takbir keliling justru lebih banyak mudharat daripada manfaatnya. Lebih baik dilakukan dengan marawis atau jalan kaki dengan lampion di kampung masing-masing," ujar Rikwanto di Jakarta, Minggu (4/8).
Dikatakan Rikwanto, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, takbiran keliling bisa menyebabkan kecelakaan hingga korban luka-luka dan meninggal dunia. Jika terjadi kecelakaan, korbannya jadi tak dapat berlebaran bersama keluarga.
"Jangan sampai malah terjadi kecelakaan atau tawuran di jalan, karena bisa menyebabkan timbulnya korban," tambahnya.
Menurut Rikwanto, pihaknya bakal melakukan pengamanan ketika malam takbiran.
"Kami juga akan akan menyiapkan sejumlah personel untuk pengamanan pada malam takbiran di sejumlah titik seperti jalan umum, pusat perbelanjaan dan tempat wisata," tandasnya.