Satelit9.com,Jakarta- Unjuk rasa menolak abstract Rancangan Undang-Undang Keamanan Nasional terus terjadi. Puluhan mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam berunjuk rasa di depan Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (31/10) siang. Mereka berorasi menolak RUU Kamnas.
Semula, unjuk rasa berlangsung damai. Situasi mulai memanas lantaran tak ada anggota DPR yang menemui mereka. Maklum, saat ini DPR tengah memasuki reses sampai 18 November nanti.
Mahasiswa yang marah lantas menutup akses Jalan Gatot Subroto di depan DPR. Mereka juga membakar ban. Mahasiswa juga sempat menutup jalur busway. Jalur Jalan Gatot Subroto bahkan sempat tak bisa dilewati. Lalu lintas macet total.
Tak puas menutup jalan arteri, mahasiswa juga masuk ke akses jalan tol. Dengan berjaket almamater, mereka melompat ke dalam tol dalam kota, yang antar-jalurnya dibatasi pagar beton cukup tinggi. Mereka memblokir dengan tidur dan berjongkok.
Akibatnya, arus lalu lintas dari Semanggi arah Slipi macet. Di dalam tol para demonstran membentangkan spanduk bertuliskan "Tolak RUU Kamnas Karena Berpotensi Memecah Belah Persatuan".
Aparat kepolisian yang berjaga-jaga lantas melobi para demonstran. Tujuannya agar mereka mau membuka akses jalur tol. Setelah blokade dibuka, jalur tol kembali berangsur-angsur pulih.
Draft RUU Kamnas saat ini tengah dibahas Komisi I dan Komisi III DPR. RUU usulan pemerintah ini sempat ditolak DPR. Pemerintah kemudian menghapus sejumlah pasal. (Andhini/DOR)