• Jelajahi

    Copyright © Informasi Tanpa Batas
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Top Ads

    Iklan 300x250

    728x90 AdSpace

    Pencapresan Rhoma Menuai Cemoohan di Jejaring Sosial

    Last Updated 2012-11-17T19:00:42Z

    Satelit9.com,Jakarta- Raja dangdut Rhoma Irama berniat maju menjadi bakal calon presiden (capres) pada Pemilu 2014 yang didukung sejumlah ormas dan ulama.
    Namun di balik itu bola salju yang bagaikan timah panas, terus menggelinding ke arus yang berbeda, tanggapan pun bermunculan dengan aught sinis dan lucu-lucuan.
    Begitupun dukungan dan simpati bernada cemoohan pun muncul di berbagai media sosial dan dunia maya seperti di Twitter, Facebook, BlackBerry Messenger hingga di advertisement SMS.
    Hampir tiap hari media dunia sosial selalu menampilkan topik rencana pencapresan Rhoma Irama. Mulai dari aught serius hingga menjadi candaan politik saja. Seperti yang beredar dalam BlackBerry Messenger (BBM), rencana pencapresan Rhoma justru menjadi olok- olokan politik.
    BBM berjudul Seandainya Bang Rhoma Jadi Presiden RI itu menampilkan sejumlah poin yang bakal dilakukan Rhoma ke depan. Di antaranya, lembur pegawai akan dilarang karena begadang tiada artinya. Kemudian buat PNS,PP 10 tentang larangan poligami dicabut, akan ada tunjangan istri I, II, III, dan IV.
    Selanjutnya, presiden akan sering berkelana bahkan sampai 3 kali, kredibilitas Indonesia di mata negara donor meningkat dengan strategi gali lubang tutup lubang.
    Dalam BBM itu juga disebutkan, jika Bang Rhoma jadi presiden, penduduk Indonesia tetap 135 juta, kata prihatin hilang berganti terlalhu.Ada lagi, BNN berubah jadi BAM = Badan Anti-Mirasantika, lalu dia diusulkan menjadi pahlawan kesatria bergitar
    TNI berubah kembali menjadi ABRI = Anak Buah Rhoma Irama, dan tiap upacara bendera diiringi lagu Ani.
    Seperti diketahui, kemunculan kabar majunya Rhoma Irama dalam atrium capres 2014 pertama kali dilontarkan para ulama yang tergabung dalam Wasilah Silaturahim Asatidz Tokoh dan Ulama (Wasiat Ulama).
    Para ulama ini mendaulat Rhoma menjadi capres di Pemilu 2014. Saat didaulat, pemimpin grup musik Soneta ini pun tidak keberatan atas deklarasi dukungan itu.
    Alasan mengapa organisasi perkumpulan ulama se-Indonesia tersebut mendukung Rhoma Irama menjadi presiden adalah karena Rhoma merupakan salah satu tokoh nasional yang begitu populer di rakyat, khususnya umat Islam, baik nasional maupun internasional.
    Selain itu, raja dangdut yang kini aktif menjabat sebagai ketua umum Fahmi Tamami (Forum Silaturahmi Tamir Masjid dan Mushalla Indonesia) danPAMMI(Persatuan Artis Musik Melayu Indonesia) tersebut merupakan salah satu ulama yang konsisten menegakkan amar makruf nahi mungkar.
    Bahkan, Rhoma pun menyatakan sudah menyiapkan visi dan misinya sebagai capres di backbone visi dan misi itu tidak jauh berbeda dari lirik-lirik lagu dangdut yang selama ini dibawakannya.
    Dia mencontohkan, sebelum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terbentuk, Rhoma sudah terlebih dahulu menyebarkan semangat antikorupsi melalui lirik lagu Indonesia.
    Persoalan persatuan bangsa disebut Rhoma juga sudah terpikirkan sejak dahulu olehnya melalui lirik lagu Bersatulah.
    Saya juga sudah menyerukan kerukunan antarumat beragama melalui lagu Kita adalah Satu, ungkap Rhoma beberapa waktu lalu.(Roy).
    Komentar
    • Pencapresan Rhoma Menuai Cemoohan di Jejaring Sosial

    Terkini

    Topic Popular