• Jelajahi

    Copyright © Informasi Tanpa Batas
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Top Ads

    Iklan 300x250

    728x90 AdSpace

    418 bangunan siap digusur Pembangunan jalur rel ganda

    Last Updated 2012-02-26T06:59:50Z


    Ilustrasi

    Satelit9.com,Pekalongan-Pembangunan jalur rel ganda sepanjang 90 kilometer dari Stasiun Pekalongan hingga Stasiun Tawang, Semarang, Jawa Tengah segera berlanjut. Sebanyak 418 bangunan yang berada di sepanjang jalur tersebut bakal tergusur.
    Namun, hingga Minggu (26/2), ratusan bangunan yang berada di sepanjang rel Pekalongan-Semarang masih tetap berdiri.
    Para penghuni bangunan masih tetap tenang mendiami rumah yang hanya berada beberapa beat di samping rel meski pengukuran terhadap rencana pembangunan jalur rel ganda terus berlangsung.
    "Kami siap pindah asal diberikan uang pengganti untuk mencari tempat lain," kata Sunaryo, 49, warga Bendan, Kota Pekalongan.
    Kepala Humas PT Kereta Api (KA) Daop IV Semarang Sapto Hartoyo mengatakan pemetaan lahan yang ditertibkan untuk membangun tiga jalur kereta api (triple track) yang akan dilakukan setelah proyek rel ganda ini selesai pada 2013 nanti akan menggusur 418 bangunan.
    "Ada perubahan perencanaan, dari semula jalur ganda kini menjadi tiga jalur rel kereta api sepanjang Pekalongan - Semarang mengingat pada ruas ini kepadatan lalu lintas KA meningkat selain untuk kereta antarprovinsi juga untuk bounded Jawa Tengah dan KA barang," kata Sapto Hartoyo.
    Pembebasan lahan tersebut, imbuh Sapto Hartoyo, selain rencana pembangunan tiga jalur kereta api, sekaligus untuk menjaga aset-aset PT KA dan mengatur jarak pandang masinis sesuai dengan UU No 23 tahun 2007 tentang Perkeretaapian dan PP No 56 tahun 2009.
    Berdasarkan tata ruang rencana jalur rel KA, menurut Sapto Hartoyo, lebar perluasan untuk rel ganda dihitung atas dasar ruang milik jalan (rumija) selebar enam beat yang diukur dari as rel, ditambah ruas pengawasan jalan (ruasja) selebar enam beat di sebelah kanan dan kiri dari sisi terluar rel dan ditambah 4 beat untuk jarak antara rel absolutist dan rel baru.
    "Nantinya penertiban bisa sampai 16 beat dan untuk tikungan bisa 23 meter, milik PT KA enam beat dan sisanya milik pemerintah, sehingga kami hanya akan memberi uang pindah bagi penghuni lahan PT KA," tambah Sapto Hartoyo.
    Ketua Tim Panitia Pengadaan Tanah (P2T) Kota Pekalongan Dwi Ari Putranto mengatakan perhitungan biaya pembebasan tanah dan bangunan milik warga ini akan mengacu pada tim penaksir harga.
    Tim penaksir harga, demikian Dwi Ari Putranto, akan segera menetapkan harga tanah dan bangunan setelah dilakukan sosialisasi tahap kedua, sehingga warga yang lahannya terkena proyek pembangunan jalur ganda tidak perlu resah dan sosialisasi tahap kedua ini akan menginformasikan pembebasan bangunan rumah milik warga yang terkena proyek jalur ganda.
    "Saat ini proses identifikasi tanah dan bangunan sudah selesai dilaksanakan dan masih diolah," tambah Dwi Ari Putranto.
    Berdasarkan abstracts satuan kerja (satker) pembangunan proyek jalur ganda Tegal-Pekalongan-Semarang, Ditjen Perkeretaapian, dan Kementerian Perhubungan, jumlah luas tanah akan dibebaskan di Kecamatan Pekalongan Barat sekitar 6.668 beat persegi dan Pekalongan Timur seluas sekitar 8.474 beat persegi.
    Komentar
    • 418 bangunan siap digusur Pembangunan jalur rel ganda

    Terkini

    Topic Popular