![]() |
| Ilustrasi |
Satelit9.com,Magelang-Sedikitnya satu rumah roboh, 10 rumah rusak ringan akibat hujan dan angin kencang di wilayah Magelang, Jawa Tengah yang terjadi Sabtu malam kemarin (25/2).
Bahkan akibat bronjong (kawat penahan longsor) hanyut karena aliran deras banjir lahar dingin dari Kali Pabelan, ruas jalan Magelang - Yogyakarta di ruas Kecamatan Mungkid sempat ditutup selama sekitar 10 menit.
Kepala BPBD Jateng, Sarwa Permana, di Magelang, Minggu (26/2), menyebut, bronjong yang terseret banjir lahar sepanjang sekitar 70 beat di timur Dusun Nabin, Desa Gulon, Kecamatan Salam, serta bronjong di Dusun Surodadi, Kecamatan Sawangan.
"Sistem peringatan dini lahar dingin yang dipasang BNPB dan BPPTK Badan Geologi berfungsi dengan baik, sehingga masyarakat dapat melakukan evakuasi lebih awal sebelum terkena lahar dingin. Aparat pemerintah hingga tingkat desa memperoleh peringatan dini melalui radio komunikasi dan menyampaikan ke masyarakat," katanya.
Dikatakan, banjir terjadi mulai pukul 17.55 wib. Aliran banjir setinggi sekitar tiga beat melintas di Kali Pabelan.
Bencana lain, hujan deras dan angin kencang juga mengakibatkan satu rumah milik Senen Seco Utomo,60, di Dusun Krajan RT 2 RW 3, Desa Ngargosoko, Kecamatan Dukun roboh. Sedangkan 10 rumah lainnya mengalami rusak ringan.
Kepala Bidang Program dan Perencanaan Umum Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSO), Imam Mardjianto, mengatakan, pihaknya akan melakukan pengecekan langsung ke lapangan terkait kerusakan bronjong.
"Kita masih akan melakukan pengecekan langsung dan pendataan. Ini masih dalam masa tanggap darurat, jadi titik-titik tersebut merupakan prioritas utama. Kalau sekiranya sangat urgen, akan langsung diperbaiki," katanya
