![]() |
| menolak Aksi penaikan harga BBM |
Satelit9.com,Batam-Masyarakat Batam yang diwakili oleh 10 organisasi yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Bergerak melakukan aksi menolak penaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kantor Wali Kota Batam dan DPRD Batam, Kepri, Senin (12/3).
Organisasi ini antara lain Himas Bima, Ikatan Putera-Puteri Batam (IPPB), HIMA PERSI, PERINDRA, F-Bupela SBSI, F-Kamiparho SBSI, F-Lomenik SBSI, F-Garteks SBSI, Forum SBSI Batam dan BEM Fakultas Hukum Universitas Riau Kepulauan Batam.
Aksi yang berlangsung sekitar pukul 10.30 WIB tersebut diikuti sekitar 500 orang dan dikawal sekitar 100 anggota dari Polresta Batam-Rempang-Galang (Barelang).
Dalam aksi perwakilan dari masyarakat Batam tersebut intinya masyarakat di Batam yang hampir seluruh masyarakatnya dari kalangan pekerja menolak kenaikan BBM, dan meminta pemerintah untuk menunda kenaikan atas nama kesejateraan rakyat.
"Bagaimana mau sejahtera jika semua harga barang, termasuk BBM bnaik. Itu sangat berdampak kepada kami. Pemerintah seharusnya mempertimbangkan kenaikan itu demi kemakmuran rakyat,? ujar Irawan salah seorang koordinator aksi di depan Kantor Wali Kota Batam.
