![]() |
| anas vs nazarudin |
Satelit9.com,Jakarta-Keterangan mengagetkan kembali muncul dari mulut terdakwa kasus suap Wisma Atlet Muhammad Nazaruddin.
Nazaruddin menyebut, Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum berani mengatakan di hadapan publik tidak korupsi sebab dilindungi oleh tiga penyidik di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan seorang pimpinan KPK.
Nazaruddin menyebut nama ketiga penyidik tersebut yakni Taufik, Arief dan Novel. Sementara, nama pimpinan tidak disebutkannya.
"Ya sampai sekarang, kalau penyidiknya masih tetap itu, kasus ini tidak akan melebar sampai ke Anas. Percayalah, karena Novel, Taufik, Arief adalah orang-orang yang selama ini ketemu kita sebelum adanya kasus ini," ujarnya.
Menurut Nazaruddin, ketiga penyidik tersebut merupakan orang titipan Anas lewat Mantan Ketua KPK Chandra M Hamzah.
Chandra, Anas, Nazaruddin dan tiga penyidik tersebut sebelum Nazaruddin kabur ke Singapura intens melakukan pertemuan.
Pertemuan dilakukan dalam rangka merancang strategi ke depan dalam menghadapi kasus suap Wisma Atlet.
"Pimpinan KPK dan penyidiknya sering bertemu saya dan Anas waktu membangun komitmen kedepan, saya kan udah bilang dari awal Chandra terima gratifikasi, mana pernah disidik. Hanya kode etik untuk selamatkan, Ade Raharja juga. Coba gini misalkan KPK mau fair saya bilang Chandra terima gratifikasi laporkan ke Mabes Polri, suruh Mabes Polri," terangnya
.jpg)