• Jelajahi

    Copyright © Informasi Tanpa Batas
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Top Ads

    Iklan 300x250

    728x90 AdSpace

    Abraham Samad : KPK Tetap Solid

    Last Updated 2012-03-15T23:19:21Z


    Jumpa pers di KPK
    Satelit9.com,Jakarta-Untuk menepis isu adanya perpecahan, pimpinan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) tampil bersama dalam jumpa pers,Kamis (15/3), dengan menegaskan mereka tetap solid.


    Pimpinan lengkap menghadiri konferensi pers dan berupaya menunjukkan kekompakkan dengan duduk berdampingan. Ketua KPK Abraham Samad duduk didampingi oleh Bambang Widjojanto dan Busryo Muqodas yang kebetulan diisukan ketiga pimpinan tersebut berseteru.

    Sesekali, Abraham berbisik dengan Busryo atau Bambang selama konferensi pers berlangsung. Bambang malah menampik tudingan bahwa pimpinan KPK pecah dengan melakukan tos dengan Abraham.

    "Tidak ada konflik. Tetap kompak, solid sehingga upaya pemberantasan korupsi yang banyak akan bisa diselesaikan. KPK bukan superman, hanya superbody," ujar Abraham saat diminta untuk menjelaskan soal isu konflik internal, oleh jubir KPK Johan Budi.

    Abraham kali ini tidak terlalu banyak bicara. Bahkan Abraham sama sekali tidak membantah atau menjelaskan berita soal para penyidik yang menemuinya beberapa hari lalu. Abraham cuma menasihati awak media bahwa fungsi media penting untuk mengontrol KPK.

    "Media juga alat kontrol. Media sebagai mitra juga sebagai alat kontrol. Kalau KPK menyimpang, media yang luruskan kembali. Agar kapal itu kembali ke jalan yang benar," ujar Abraham.

    Bambang Widjojanto yang malah paling banyak menjelaskan terkait rumor konflik internal. Ditegaskan, tidak ada konflik internal atau kubu-kubu pada pimpinan KPK.

    "Tidak ada konflik. Apakah wajah kami wajah penuh konflik? Lah, wong ini senyum-senyum gini, tidak ada itu konflik. Beda pendapat adalah dinamika. Kalau DPR ada perbedaan pendapat besar, tidak diberitakan ada perpecahan. Kenapa tidak bagi KPK?" Jelasnya.

    Bambang menjelaskan, pemberitaan yang menyebutkan bahwa penyidik KPK menggeruduk ruangan pimpinan sangat tendensius dan manipulatif. "Apakah Anda (media) ingin KPK pecah atau membantu kerja KPK?" tanya Bambang.

    Bambang mengakui memang ada beberapa penyidik KPK menemui pimpinan di ruang rapat dan bukan ruang pimpinan. Para penyidik berdiskusi dengan pimpinan terkait penarikan dua penyidik oleh kepolisian.

    "Ditarik karena memang ada promosi. Cuman kami mengatakan, sebagian teman penyidik lagi tangani kasus, minta diperpanjang. Tapi semua dilakukan melalui meja pimpinan," ujarnya.

    Sedangkan Busryo Muqodas sama sekali tidak menjelaskan adanya konflik internal atau kubu antara pimpinan. Dirinya bahkan tidak menanggapi desakan Johan Budi dan para wartawan untuk menjelaskan isu yang berkembang bahwa Busyro berlawanan dengan Abraham. Busryo hanya tersenyum dan lebih banyak menjelaskan road map KPK dalam menangani kasus ke depan.

    Sementara, Adnan Pandu Praja menilai, konflik internal atau perbedaan pendapat merupakan bagian dari dinamika membangun kolegialitas yang solid. Adnan tidak membantah maupun tidak mengiyahkan adanya konflik internal. Dia mengatakan, membentuk kesolidan butuh waktu dan KPK jilid III ini sedang membentuk kesolidan tersebut. "Perbedaan pendapat adalah dinamika," ujarnya.

    Adnan mengibaratkan, pimpinan KPK seperti dokar. Abraham adalah pengemudinya dan pimpinan lain berada di belakang pemimpin. Jika ketua KPK melenceng, pimpinan lain mengarahkan agar mengubah arah. "Pimpinan itu seperti dokar," ujarnya.
    Komentar
    • Abraham Samad : KPK Tetap Solid

    Terkini

    Topic Popular