![]() |
| Anas Urbaningrum |
Satelit9.com,Jakarta-Direktur Eksekutif Reform Institute Yudi Latief memaknai pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum untuk siap digantung di Monas jika terbukti korupsi dalam pembangunan wisma atlet dan Hambalang, sebagai bentuk keyakinan Anas sudah bisa menghitung langkah yang akan diambil Komisi Pemberantasan Korupsi.
Hal itu diungkapkan Yudi di Jakarta, Minggu (11/3). Ia menegaskan dengan membuat pernyataan tersebut Anas pastinya sudah menghitung konsekuensi-konsekuensi yang akan dilakukan KPK dalam kasus wisma atlet dan Hambalang.
"Anas sudah bisa menghitung konsekuensi yang akan terjadi, atas kasus yang digelar oleh KPK dan Anas yakin dirinya tidak akan mendapatkan masalah dalam kasus tersebut," tutur Yudi.
Ia mengatakan, selama ini Anas yang dikenal tidak terlalu banyak berkomentar atas kasus tersebut, tiba-tiba melontarkan pernyataan tajam.
Yudi mengatakan, Anas tidak akan terlalu percaya seperti itu jika masih belum bisa memastikan proses di KPK akan melibatkan dirinya.
"Anas selama ini diam. Saya rasa dia tidak akan terlalu percaya diri seperti itu, kalau masih ada keterkaitan bukti dengan kasus wisma atlit dan Hambalang," tuturnya.
