• Jelajahi

    Copyright © Informasi Tanpa Batas
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Top Ads

    Iklan 300x250

    728x90 AdSpace

    Bom Meledak di Afganistan 2 Tentara As Tewas

    Last Updated 2012-03-02T12:34:23Z


    Bom Afganistan

    Satelit9.com Afganistan-Dua tentara Amerika Serikat tertembak dan terbunuh pada Kamis (1/3) melibatkan setidaknya seorang Afghanistan yang diyakini sebagai tentara dan seorang warga sipil.
    Petugas dari Barat dan Afghanistan mengatakan insiden kedua yang terjadi dalam seminggu itu memunculkan keraguan terhadap kemampuan petugas keamanan di Afghanistan.
    Pembunuhan di sebuah markas di Kandahar yang terletak di kawasan selatan Afghanistan ini datang setelah dua petugas chief AS ditembak di Kementerian Dalam Negeri Afghanistan pada Sabtu (25/2).
    Setidaknya lima tentara NATO telah terbunuh oleh pasukan keamanan Afghanistan sejak persitiwa pembakaran salinan Al Quran tanpa sengaja di sebuah markas NATO pada bulan lalu yang memunculkan serangkaian kemarahan dan protes dari warga Afghanistan.
    Pihak petugas dari Barat dan Afghanistan pada mulanya mengatakan bahwa serangan itu dilakukan seorang lelaki dengan berseragam militer Afghanistan dan orang kedua memakai pakaian sipil.
    Namun Pentagon kemudian mengatakan bahwa tampaknya tiga orang Afghanistan terlibat, termasuk dua petugas yang terbunuh oleh anggota International Security Assistance dan seorang warga sipil yang tampaknya pernah menjadi instruktur di markas itu. Belum jelas benar apakah warga sipil itu berhasil lolos atau tidak.
    Sekretaris Pers Pentagon, George Little mengatakan burden dari serangan itu belum jelas. Sekitar 70 anggota NATO terbunuh dalam 42 serangan sejak Mei 2007 hingga akhir Januari tahun ini.
    Beberapa insiden-insiden ini telah dilakukan oleh pasukan keamanan Afghanistan yang bereaksi terhadap pembakaran Quran, beberapa karena keluhan pribadi, dan yang lainnya dilakukan oleh pemberontakan Taliban.
    NATO dengan segera bergerak menarik seluruh staf penasihatnya dari kementerian Afghanistan di Kabul. Inggris, Jerman, dan Kanada kemudian menarik konsultan mereka.
    Beberapa staf NATO telah diizinkan untuk kembali ke kementerian, kata Brigadir Jenderal Carsten Jacobson, juru bicara International Security Assistance Force NATO
    Komentar
    • Bom Meledak di Afganistan 2 Tentara As Tewas

    Terkini

    Topic Popular