![]() |
| pelaku Perampokan toko Emas di Ciputat |
Satelit9.com,Jakarta-Polisi meminta pemilik toko emas mewaspadai aksi perampokan yang dinilai kerap terjadi pada hari Jumat.
"Hari Jumat tepatnya pada Salat Jumat, sebagian besar masyarakat Indonesia melaksanakan ibadah. Para pegawai dan pemilik toko emas juga menjalankan Salat Jumat. Pada waktu itu, toko sepi. Para pelaku perampokan melihat peluang itu dan melancarkan aksinya," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi, Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, hari ini.
Karena itu, Rikwanto mengibau kepada pemilik toko emas untuk menutup tempat berjualannya pada hari tersebut. Juga meningkatkan kewaspadaan dengan memasang CCTV.
"Sebaiknya, kalau mau salat tokonya ditutup saja. Jika dinilai merugikan dan harus tetap membuka tokonya, para pemilik toko harus meningkatkan keamanan seperti memasang CCTV agar bisa memonitor gerak-gerik yang mencurigakan," tambahnya.
Lebih lanjut Rikwanto mengatakan, pihaknya juga akan meningkatkan pengawasan. Jumlah personel bergantung daerah, jarak dan jumlah yang harus dijaga.
"Sebagian besar petugas juga melaksanakan Salat Jumat. Namun, petugas yang tidak menjalankan ibadah (non muslim) akan berpatroli. Jumlahnya, bergantung jarak, daerah, dan jumlah," terangnya.
Selain pemilik toko emas, Rikwanto turut mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, pada akhir dan awal bulan. Biasanya, pelaku perampokan kerap mengintai saat karyawan mengambil gaji untuk kantornya.
"Buat para karyawan yang mau mengambil uang dalam jumlah besar, sebaiknya meminta pengawalan dari polisi. Tujuannya, memberikan rasa aman atau membuat rasa takut kepada pelaku-pelaku yang akan melakukan kejahatan. Akan diantar sampai aman, tanpa bayaran. Semuanya gratis. Kalau ada petugas yang meminta, laporkan," tandasnya.
Sebelumnya, komplotan perampok menggasak empat toko emas di Pasar Ciputat, Jumat (24/2). Para pelaku berhasil membawa barang curian yang diperkirakan jumlahnya mencapai Rp3,6 miliar.
Sejauh ini, polisi berhasil membekuk lima tersangka yakni, MI, S, ES, T, dan AS. Dari tangan para pelaku, polisi menyita barang bukti antara lain, empat unit sepeda motor, satu senjata api laras Colt, satu selongsong FN, dua selongsong Colt, dua bekas proyektil, martil bergagang kayu, 11 unit handphone, pecahan kaca bernoda darah, tiga plat sepeda motor, satu buah tas ransel, satu tas hitam berisi uang Rp146.066.000, satu tas kecil berisikan sejumlah uang Rp135.000.000, satu unit TV, satu buah tas coklat berisi uang Rp51.300.000, dan uang tunai Rp10 juta.
