![]() |
| Pengurus Organda Kabupaten Wonogiri |
Salah satu kalangan yang nyata-nyata lantang berkomentar adalah Organda (Organisasi Angkutan Darat) Cabang Wonogiri. Mereka menyerukan pemerintah wajib memberikan imbal balik atas naiknya harga BBM.
“Kalau ditanya imbal baliknya apa, jawabanya banyak dan beragam. Tapi bagi kami yang jelas adalah peningkatan kualitas infrastrukturlah, kasarannya mbokyao jalanan rusak itu segera diperbaiki,“ tegas Ketua Organda Cabang Wonogiri, Edy “Sumba” Purwanto Jumat (16/3).
Dikatakan, jalan yang rusak secara otomatis menjadikan onderdil kendaraan cepat aus. Akibat dari itu, para pengusaha angkutan harus berkali-kali mengeluarkan biaya ekstra untuk pembelian onderdil plus perawatannya. Muaranya adalah terjadi peningkatan signifikan di sisi ongkos operasional.
“Lha kalau kondisi seperti ini dibiarkan tidak diurus, lantas BBM dinaikkan, mau makan apa pengusaha angkutan seperti saya ini?“ ujarnya dengan nada bertanya.
Kenaikan harga BBM, masih menurut Edy, juga bakalan memicu lonjakan harga onderdil. Ini lagi-lagi memaksa pebisnis angkutan memutar otak mencari langkah buat menghidupi usahanya. “Kalau masalah tarif angkutan, kami belum bisa mengatakan apakah akan naik atau tidak. Ini masalah yang sensitif, perlu pengkajian mendalam itu, Mas,” tambahnya.kepada Satelit9.com
