![]() |
| Ilustrasi |
Satelit9.com,Jakarta-Jika sebelumnya Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum menyatakan siap digantung di Monas jika terbukti melakukan korupsi. Sedangkan, terdakwa kasus suap pembangunan Wisma Atlet M Nazaruddin mengatakan dirinya siap untuk menjalani ritual sumpah pocong.
"Kalau memang benar sumpah pocong bisa menjadi bukti nyata, saya siap sumpah pocong sama Anas," kata Nazar, saat ditemui di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (12/3).
Menurut mantan Bendahara Umum Partai Demokrat itu, itu akan dilakukannya jika dapat membuktikan siapa yang benar dan siapa yang bohong. Lanjut Nazar, kasusnya ini merupakan rekayasa politik, karena selama ini saksi-saksi yang dihadirkan tidak pernah menyatakan dirinya menerima langsung uang sebesar Rp4,6 miliar sebagaimana yang didakwakan jaksa penuntut umum (JPU).
Lalu, ia mengatakan apa yang selama ini diungkapkannya merupakan fakta yang sebenarnya bukan fitnah yang ditujukan pada Anas. Bahkan, mantan politikus Senayan itu mengklaim bisa mempertanggungjawabkannya di dunia dan di akhirat.
"Lebih berat saya di akhirat. Jadi, ngapain saya bohong saya tambah-tambahi dosa saya. Saya nambahin dosa untuk memfitnah Anas," tandasnya.
Sebelumnya, dalam akun jejaring sosial Twitter pribadinya Anas telah mengungkapkan kalau dirinya siap digantung diri di Monas jika terbukti menerima satu rupiah pun dari proyek Hambalang dan siap digantung di Monas jika terbukti menerima suap dalam proyek tersebut.
