• Jelajahi

    Copyright © Informasi Tanpa Batas
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Top Ads

    Iklan 300x250

    728x90 AdSpace

    Pertamina Koordinasi dengan Berbagai Pihak,Antisipasi Penimbunan BBM

    Last Updated 2012-03-11T07:29:28Z


    Stasiun pengisian BBM

    Satelit9.com,Jakarta-PT Pertamina (Persero) mengantisipasi aksi penimbunan BBM bersubsidi menjelang kenaikan harga yang direncanakan mulai 1 April 2012.
    Juru Bicara Pertamina M Harun, di Jakarta, Minggu (11/3), mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), kepolisian, dan pemerintah daerah untuk mencegah aksi penimbunan tersebut.
    "Penimbunan selain merugikan pemakai BBM subsidi, juga berisiko keselamatan lingkungan sekitar karena sifat BBM yang mudah terbakar," ujarnya.
    Menurut dia, Pertamina juga memerintahkan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) sebagai pemilik stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) untuk memperketat penyaluran BBM bersubsidi. Di antaranya, pelarangan penjualan BBM subsidi melalui jeriken, kecuali kepada masyarakat yang jauh letaknya dari SPBU dan mengantongi surat rekomendasi kepolisian atau pemda setempat.
    "Meski, implementasi aturan itu kerap terkendala dengan risiko yang harus dihadapi abettor SPBU, sehingga koordinasi dengan kepolisian diperlukan agar ketentuan berjalan," tuturnya.
    Pertamina juga akan menyalurkan BBM bersubsidi ke SPBU sesuai kuota yang sudah ditetapkan.
    "Kami tidak melayani permintaan tambahan kuota harian oleh SPBU karena berapa pun tambahannya, pasti akan habis dan kami khawatir hanya dimanfaatkan untuk aksi penimbunan pihak yang tidak bertanggung jawab," tukasnya.
    Ia juga berharap masyarakat tidak melakukan pembelian berlebih dan secara proaktif ikut berpartisipasi mencegah aksi penimbunan. Masyarakat, lanjutnya, dapat melaporkan aksi penimbunan kepada kepolisian, pemerintah daerah, BPH Migas ataupun melalui "contact center" Pertamina di 500000 agar dapat ditindaklanjuti dengan tindakan hukum.
    Antisipasi aksi penimbunan diperlukan menyusul konsumsi BBM pada Januari-Februari 2012 yang mencapai 12 persen di atas realisasi konsumsi pada periode yang sama tahun lalu. Realisasi penyaluran BBM selama dua bulan pertama 2012 mencapai 7,02 juta kiloliter atau 18,79 persen dari kuota Pertamina dalam APBN 2012.
    Angka realisasi tersebut lebih tinggi 755.000 kiloliter atau 12 persen dari periode yang sama tahun lalu yaitu 6,26 juta kiloliter. Lonjakan konsumsi tertinggi terjadi pada exceptional mencapai 14 persen, yaitu dari 3,81 juta menjadi 4,35 juta kiloliter.
    Sedangkan, solar terealisasi 2,4 juta kiloliter atau lebih tinggi 12 persen dibandingkan dua bulan pertama 2012
    Komentar
    • Pertamina Koordinasi dengan Berbagai Pihak,Antisipasi Penimbunan BBM

    Terkini

    Topic Popular